Gauli Pacar Masih Dibawah Umur, Pria Ini Diamankan Polresta

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Polresta Pontianak mengamankan seorang pria berinisial RA (20 tahun), warga jalan Ampera, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, karena diduga sebagai pelaku tindak pidana kejahatan seksual terhadap perempuan dibawa umur.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Pontianak, Komisaris Polisi Andi Yul Lapawesean, mengungkapkan, diamankannya tersangka berdasarkan laporan dari pihak keluarga korban.

“Terungkapnya kasus ini, berawal dari laporan orangtua korban tentang persetubuhan anak dibawah umur,” ungkap Kasat Reskrim saat menyampaikan siaran pers, pada Rabu (22/3).

Andi Yul menceritakan, tersangka mengaku menjalin hubungan pacaran dengan korban yang masih berusia 15 tahun dan sudah terjalin selama tiga bulan terakhir.

Dari pengakuannya, kata Andi Yul, tersangka pertama kali melakukan hal terlarang tersebut di sebuah ruko yang berada di samping rumahnya.

“Awal kejadian itu, tersangka menelpon korban untuk mengajak ketemuan, setelah itu tersangka membawa korban ke ruko itu, kemudian tersangka pun merayu korban untuk melakukan hubungan layaknya suami-istri, dengan menjanjikan akan dinikahi,” ceritanya.

Tak hanya kali itu saja, tersangka juga melakukan hal yang sama pada waktu dan tempat yang berbeda.

“Untuk yang keduanya, pelaku membawa korban ke rumah temannya yang berada di daerah Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, tiba di rumah temannya, RA mengajak korban masuk ke sebuah kamar, merayu dan kemudian kembali menggauli korban,” sambungnya.

Lebih lanjut, mengetahui kejadian yang menimpa anaknya tersebut, dan setelah tidak ada itikad baik dari tersangka, akhirnya pihak dari keluarga korban kemudian melaporkan tersangka ke Mapolresta Pontianak.

Pria yang tidak memiliki pekerjaan tetap ini, kata Andi Yul, didampingi pihak keluarganya untuk memenuhi surat panggilan dan memberikan keterangan ke Mapolresta Pontianak.

Atas perbuatannya, pelaku RA akan dikenakan persangkaan pasal 81 dan pasal 82, Undang-undang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

(Maulidi/Muh)

Related Posts