“Sandi Uno Bisa Belajar dari Ahok Soal Proses Hukum”

Jakarta, thetanjungpuratimes.com – Tim pemenangan Ahok-Djarot menyarankan agar calon wakil gubernur Sandiaga Uno meniru hal positif yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ketika menghadapi perkara hukum.

“Sandi bisa belajar dari Ahok yang tidak pernah sekali pun mangkir dalam proses hukum,” ujar juru bicara tim pemenangan, Raja Juli Antoni kepada wartawan, Rabu (22/3).

Saniaga Uno memilih berkampanye di kawasan Kramat Sentiong, Senen, Jakarta Pusat, ketimbang memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya terkait dugaan penggelapan dana pembelian tanah di Tangerang, kemarin.

Wakil ketua tim advokasi dan hukum Anies-Sandi, Yupen Hadi menyatakan Sandiaga tidak bisa memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya lantaran hari ini Sandi sudah terlanjur memiliki agenda melaporkan harta kekayaan ke KPK. Tim pemenangan Anies-Sandi memastikan Sandiaga akan datang pada pemanggilan selanjutnya.

Sindiran tersebut disampaikan Raja ketika menanggapi kritikan yang dilontarkan Sandiaga untuk Djarot yang terlebih dahulu mengomentari kasus yang membelitnya.

Raja menjelaskan, jika seperti kata Sandiaga bahwa kasus yang membelitnya tentang perseteruan antara dua orang super kaya, maka harus dijelaskan dengan terang kepada publik.

“Tidak ada maksud Pak Djarot sok tahu urusan hukum Mas Sandi. Publik juga gak ingin tahu apakah kasus ini urusan perseteruan dua, tiga atau bahkan 10 orang super kaya di sekitar Mas Sandi. Silahkan jelaskan di kantor polisi,” terang dia.

Jangan sampai, sambung Raja, dengan mangkirnya Sandi terhadap panggilan kepolisian memunculkan persepsi buruk bahkan dianggap terlalu perasa karena dikritik Djarot.

“Saran saya sebagai calon pemimipin mestinya Mas Sandi hadapi proses hukum dengan kepala tegak,” tandas dia.

(Rimanews/Faisal)

Related Posts