Plafon Bandara Supadio Ambruk, Kapolresta: PT Nindya Karya Harus Perhatikan Aspek Keamanan

Kubu Raya, thetanjungpuratimes.com – Kapolresta Pontianak Komisaris Besar Polisi Iwan Imam Susilo didampingi Dandim 1207/BS Kolonel Jacky Ariestanto, Senin (27/3) meninjau Bandara Internasional Supadio Pontianak paska jatuhnya flapon diruang tunggu penumpang di bandara tersebut yang terjadi pada Minggu (26/3) sore.

“Kita berharap dari pihak yang membangun PT. Nindya benar-benar memperhatikan aspek keamanan, khususnya bagi seluruh masyarakat agar tidak kuatir kejadian ambruknya plafon itu kembali terulang,” pintanya.

Menurutnya, jatuhnya flapon tersebut menjadi perhatian Polresta Pontianak, serta sebagai salah satu upaya dalam penanganan atas kejadian tersebut,

“Atas kejadian jatuhnya flapon diruang tunggu Bandara Internasional Supadio Pontianak menyebabkan lima orang luka ringan, karena bahan flapon tersebut ringan sehingga tidak menyebabkan luka yang cukup parah,” ujar dia di bandara Internasional Supadio, Senin (27/3).

Dirinya menyebutkan, laporan sementara yang diterima dirinya dari Kapolsek Kawasan Bandara, lima korban tersebut sudah mendapatkan penanganan dari pihak bandara.

“Selain itu, para korban yang mengalami luka ringan tersebut juga mendapatkan ganti rugi sebesar Rp1 juta, dan para korban juga kemarin langsung melanjutkan perjalanannya,” sebutnya.

Dengan adanya insiden tersebut, dirinya tidak ingin masyarakat
pengguna jasa PT. Angkasa Pura II menjadi cemas saat berada diruang tunggu, karena ruang tunggu tersebut adalah ruang pelayanan publik.

“Kami tidak ingin masyarakat merasa cemas dan kuatir, namun saya memaklumi karena masyarakat tidak ingin peristiwa tersebut terulang kembali,” ucapnya.

Dijelaskannya, pembangunan flapon tersebut tidak hanya ada diruang tunggu saja, tetapi juga masih ada ditempat lain dengan luas kurang lebih 4 ribu meter persegi, sedangkan bangunan baru luasnya sekitar 16 ribu metert persegi.

Ambruknya plafon bandar, kata Iwan kemungkinan besar  dikarenakan cuaca hujan dan angin yang masuk disela-sela sehingga menyebabkan flapon-flapon itu terlepas.

Selain itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak PT. Angkasa Pura II Bandara Internasional Supadio Pontianak untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Tujuan kedatangan kami di sini adalah untuk membuat seluruh pengguna jasa PT. Angkas Pura II tidak merasa cemas dalam menggunakan jasanya, terutama dari segi keamanan, kelancaran dan keamanan,” pintanya.

General Manager PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio Pontianak, Bayuh Iswantoro menambahkan, bahwa pihaknya akan selalu terbuka kepada pihak kepolisian dalam mencari keterangan kepada pihaknya tentang jatuhnya flapon tersebut.

(Vikay/Faisal)

Related Posts