Forkom KKR ajak Pemda KKR Antisipasi Berita Hoax

Kubu Raya, thetanjungpuratimes.com – Ketua Umum Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Kubu Raya (Forkom KKR), Bambang Sudarmono, mengatakan, beberapa hari ini Kalimantan Barat diresahkan dengan beredarnya berita penculikan anak di Media Sosial sehingga membuat masyarakat resah.

Walaupun sudah diklarifikasi oleh pihak kepolisian mengenai berita tersebut adalah hoax, namun sudah terlanjur mengkristal di masyarakat, akibatnya menimbulkan saling kecurigaan di tengah masyarakat bahkan sampai memakan korban jiwa.

“Hal tersebut sungguh sangat disayangkan, lemahnya antisipasi dini dari semua pihak menyebabkan berita tersebut sulit untuk diredam, hingga sekarang masih menggelinding diranah publik bak bola liar,” kata Bambang, Jumat (31/3).

Bambang mengatakan, bukan tidak mungkin akan memakan korban jiwa lagi, maka dari itu, Bambang mengajak Pemda KKR khususnya, untuk melakukan antisipasi dini jangan sampai akibat lalainya Pemda mengakibatkan korban jiwa khususnya di KKR.

“Hari ini saya sangat mengapresiasi Pemda KKR walaupun daerah lain sangat terganggu dengan beredarnya berita tersebut, namun Alhamdulillah masyarakat KKR tetap aman dan damai, namun juga menjadi sangat penting jika penyebaran berita hoax itu diantisipasi agar KKR tetap kondusif,” ujar dia.

Menurutnya, adapun antisipasi yang dilakukan salahsatunya dengan cara sosialisasi bagaimana ciri-ciri berita hoax kemudian membuat gerakan bersama pemuda dan mahasiswa KKR, yaitu gerakan literasi digital ke sekolah sekolah.

“Karena yang paling mudah terinveksi virus hoax adalah kalangan pelajar yang minim literasi. Saya berharap pemerintah bisa bergerak cepat agar segala kemungkinan terburuk bisa diantisipasi,” harap Bambang.

(Maulidi/Muh)

Related Posts