Komputer Tak Mencukupi, UNBK SMK 1 Tebas Tiga Sesi

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Pelaksaan UNBK di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Tebas dilakukan dengan tiga sesi, hal itu lantaran jumlah komputer yang tidak mencukupi.

Wakil Kepala SMKN 1 Tebas, Tan Hardimansyah menyebutkan pelaksanaan UNBK disekolahnya merupakan yang pertama kali dilakukan tahun 2017 ini.

“Sebanyak 87 siswa SMKN 1 Tebas yang ikut UNBK tahun ini, dari jumlah tersebut dibagi menjadi tiga sesi pelaksanaan UNBK,” ujarnya, Senin (3/4).

Dikemukakan pembagian pelaksanaan UNBK hingga menjadi tiga sesi, lantaran sarana untuk melaksanakan UNBK seperti komputer di SMKN 1 Tebas masih belum mencukupi.

“Karena itu hanya satu ruangan saja yang kita gunakan, dengan setiap sesi 20 siswa yang melaksanakan UNBK. Tidak ada kendala yang dihadapi pada pelaksanaan UNBK, semuanya berjalan lancar,” katanya.

Ia mengungkapkan yang dikhawatirkan saat pelaksanaan UNBK adalah pasokan listrik tiba-tiba terputus, mengantisipasi pemadaman listrik Tan Hardimansyah mengungkapkan pihaknya sudah menyewa generator set (genset).

“Sekolah sudah menyewa genset, selain itu juga pihak sekolah sudah berkoordinasi dengan pihak PLN yang terdapat di kecamatan Tebas. Mudah-mudahan selama pelaksanaan UNBK tidak dilakukan pemadaman listrik oleh PLN, itu yang benar-benar kami harapan agar UNBK berjalan lancar selama pelaksanaanya,” harapnya.

Dikatakannya, sebelum pelaksanaan UNBK sudah dilakukan berbagai persiapan.

Sementara Elsa, salah satu siswa SMKN 1 Tebas yang menjadi peserta UNBK mengungkapkan, dapat menyelesaikan UNBK sesuai waktu yang dijadwalkan.

Dihari pertama UNBK ia mengaku tidak mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal ujian Bahasa Indonesia.

“UNBK lebih mudah dibanding yang menggunakan pensil, sehingga tidak perlu meghitamkan jawaban yang dipilih. Cukup dengan mengklik sudah bisa menjawab soal ujian,” katanya.

(Gindra/Faisal)

Related Posts