Banjir di Kolombia Tewaskan 254 Orang

Kolombia, thetanjungpuratimes.com – Banjir dan tanah longsor menerjang rumah-rumah di kota Mocoa, Kolombia pada Sabtu dini hari, dan menewaskan 254 orang dan ratusan orang terluka.

Hujan lebat menyebabkan sungai-sungai meluap, mendorong tanah dan bebatuan longsor menghantam perumahan dan jalan di ibu kota provinsi Putumayo barat daya, dengan mobil-mobil terjebak lumpur, demikian dikutip dari Reuters.

“Hujan turun dengan lebat, dan makin deras sekitar pukul 11.00 malam hingga 01.00 pagi,” kata seorang warga, Mario Usale (42).

“Ibu mertua saya juga hilang, tapi kami menemukannya hidup-hidup, dua kilometer dari lokasi. Dia mengalami cedera di kepala, namun ia dalam kondisi sadar,” ujarnya.

Presiden Kolombia Juan Manuel Santos terbang ke Mocoa, untuk memantau evakuasi di pinggiran kota dan menemui keluarga korban.

“Kami akan melakukan segala cara untuk menolong mereka,” kata Santos.

Menurut keterangan tentara, 254 orang tewas, 400 orang terluka dan 200 hilang. Lebih dari 1.100 tentara dan kepolisian mengevakuasi korban di 17 titik.

Sementara itu, melalui Twitter, Presiden Santos mengumumkan jumlah korban tewas 193 orang, demikian dikutip dari laporan Reuters.

(Antara/rimanews.com/dsdespi)

Related Posts