28 Siswa SMKN Satu Tebas Ikut UNBK Susulan

Sambas, thetanjungpuratimes.com Kepala sekolah SMKN 1 Tebas kabupaten Sambas, Indah Astuti, mengungkapkan, pihaknya akan kembali menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang akan dilaksanakan pada 19 April mendatang guna melaksanakan ujian susulan.

Dikatakannya, ujian susulan akan dilakukan untuk jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), yang pada pelaksanaan UNBK lalu tidak dapat dilaksanakan dengan sempurna.

Indah Astuti mengungkapkan, ujian susulan dilakukan akibat dari pelaksanaan UNBK yang lalu mengalami kendala berupa tidak munculnya soal di setiap komputer para peserta. Sehingga menyebabkan para peserta tidak bisa melaksanakan ujian.

“Sebanyak 28 siswa dari jurusan RPL yang akan melakukan ujian susulan, pelaksanaan ujian susulan hanya untuk satu hari saja. Lantaran pada saat UNBK yang lalu, soal ujian yang seharusnya dikerjakan oleh para peserta tidak dapat diakses. Kendalanya saat itu soal ujian tidak muncul,” ujar Indah Astuti, Sabtu (15/4).

Dikemukakannya, semula dirinya mengira gangguan terhadap fasilitas di sekolahnya, namun setelah dilakukan koordinasi diketahui jika masalah tersebut bukan hanya dialami oleh SMKN 1 Tebas. Sehingga atas hal tersebutlah, siswa SMKN 1 Tebas terutama jurusan RPL harus mengikuti UNBK susulan.

“Ternyata kendala tersebut terjadi se-Indonesia dan dialami oleh semua peserta pada jurusan yang sama, hal tersebut diketahui setelah kita mengkonfirmasi pihak terkait,” katanya.

Dijelaskan Indah, untuk melaksanakan UNBK susulan, pihaknya sudah melaksanakan berbagai persiapan. Agar UNBK susulan dapat berjalan dengan lancar, serta berharap tidak ada lagi kendala.

“Selama pelaksanaan UNBK yang lalu, tidak ada kendala lain yang dihadapi oleh peserta. Itu satu-satunya kendala yang dihadapi saat itu, sedangkan yang lainya berjalan lancar. Seperti listrik, tidak ada pemadaman saat pelaksanaan UNBK. Begitu juga dengan jaringan internet juga berjalan lancar,” jelas Indah.

Dalam pelaksanaan UNBK 3 April yang lalu, peserta UNBK di SMKN 1 Tebas berjumlah 87 siswa. Dari jumlah tersebut, seluruh peserta telah mengikuti UNBK.

“Dari 87 peserta, 28 peserta yang harus melaksanakan UNBK susulan. Mudah-mudahan dalam pelaksanaan UNBK susulan nanti semua berjalan dengan lancar, tidak ada lagi kendala seperti soal yang tidak muncul. Begitu juga dengan pasokan listrik, semoga tidak ada pemadaman. Untuk hal itu kita akan berkoordinasi dengan PLN, juga telah menyediakan genset,” terang Indah.

(Gindra/Muh)

Related Posts