POM Kalbar Gelar Makan Saprahan di Alun-Alun Kapuas

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Lebih dari 300 masyarakat Pontianak mengikuti acara saprahan yang di prakarsai oleh Persatuan Orang Melayu (POM) Kalimantan Barat yang bertempat di taman alun-alun Kapuas Pontianak, Minggu (16/4) sore.

Ketua POM Kalbar, Agus Setiadi mengatakan acara saprahan tersebut untuk mengangkat, dan membumikan kembali budaya Melayu yang ada di Kota Pontianak.

“Karena kita ketahui bersama, bahwa kota Pontianak ini mayoritas Melayu, ada kerajaan Pontianak ditepi sungai yang berdiri sudah ratusan tahun, jadi kita ingin Pontianak ini terkenal ikonnya sebagai budaya Melayu,” terangnya.

Menurut Agus, acara saprahan tersebut akan terus berkelanjutan, dan kata dia nantinya juga akan mengenalkan budaya tanjak.

“Pada bulan depan nantinya akan dilaksanakan saprahan akbar, dan sekalian deklarasi parade seribu tanjak untuk memecahka rekor Museum Rekor Indonesia (MURI),” sebut dia.

Acara saprahan yang terbuka untuk umum tersebut, menurut dia sementara ini hanya untuk yang muslim saja, karena Melayu identik Muslim dan nantinya akan dibuka untuk umum.

Walaupun baru berdiri pada akhir Februari 2017 lalu, POM Kalbar yang diketuai oleh Agus tersebut untuk saat ini telah banyak menggelar kegiatan seperti Bhakti sosial, latihan silat, latihan panah, membersihkan makam muslim, serta melaksanakan kopi darat dengan menggunakan tanjak.

(Maulidi/Faisal)

Related Posts