Waka Polda Kalbar : Laporkan Jika Ada Suap Dalam Penerimaan Polri

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Wakapolda Kalbar, Brigadir Jenderal Polisi Amrin Remico, mengatakan, bahwa penerimaan Polri itu Clear dan Clean, bebas dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme, maupun upaya untuk meluluskan yang seharusnya calon tersebut tidak lulus.

“Karena di setiap event itu, ada pengawas internal dan eksternal yang bekerja pada setiap tahapan itu, seketika itu juga bisa dilaporkan, dan pasti akan ditindak tegas,” kata Amrin Remico.

Penegasan tersebut disampaikan Amrin Remico usai upacara Pembacaan dan Penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Terpadu Anggota Polri TA 2017 di lapangan Mapolda Kalbar, pada Senin (17/4).

Penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Terpadu Anggota Polri tersebut diwakili oleh Wakapolda Kalbar, Brigadir Jenderal Polisi Amrin Remico yang juga dihadiri dari Forkopimda Kalbar, pihak eksternal LSM dan orang tua atau wali dari calon anggota Polri.

“Ini dibuka seluas mungkin kepada seluruh masyarakat bahwa silahkan berkompetisi secara sehat untuk menjadi anggota Polri, sehingga dengan kegiatan ini nanti akan terpilihlah mereka yang memang terbaik dari yang baik,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengatakan, turut melibatkan pengawas eksternal dan internal, Mabes Polri, Polda Kalbar, LSM dan juga keluarga dari calon anggota Polri.

“Jadi setiap tahapan itu dilakukan secara transparan, jadi mereka bisa melihat nilai itu nantinya,” akunya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, apabila adanya temuan indikasi dan tertangkap tangan untuk meluluskan calon anggota Polri untuk segera melaporkan.

“Ini dari calon taruna Akademi Kepolisian, Calon Bintara dan Tamtama, ini sudah dilakukan setiap tahun pada saat penerimaan,” jelasnya.

(Maulidi/Muh)

Related Posts