MUI Kalbar Akan Konfirmasi Terkait Daging Beku Impor kepada Bulog

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Barat, HM Basri Har, mengatakan, belum mengetahui pasti terkait kehalalan dari daging beku impor.

“Kaitannya dengan daging beku impor, kita tidak tahu bagaimana jadi kalau umpamanya Bulog mengimpor dari negara pemasok, apakah ada semacam MoU sudah ada jaminan, itu yang tahu persis di Bulognya, kami juga belum pernah konfirmasi ke Bulog,” aku Ketua MUI Kalbar tersebut, Selasa (25/4).

Dirinya yang baru beberapa bulan menjabat sebagai Ketua Umum MUI Kalbar mengaku belum melakukan konfirmasi kepada Bulog, namun dalam waktu dekat hal tersebut akan dilaksanakan.

“Kita tidak bisa mengatakan itu halal atau haram, maka nanti akan kita lakukan konfirmasi, karena saya kan baru di sini,” sebut dia.

Tapi pada intinya kalau kemasan tersebut ada label halal berarti sudah halal dan kalau tidak, menurutnya harus diselidiki terlebih dahulu apakah memang proses MoU nya terkait kehalalan tersebut sudah ada jaminan dari pihak pengimpor.

Terkait apakah produsen dari negara asal  memang sudah ada jaminan sertifikasi halal lalu tidak lagi dituangkan pada kemasan-kemasan, menurutnya yang mengetahui itu tentunya Bulog.

“Kami MUI tidak mengatakan itu tidak halal, akan kita koordinasikan dulu, kalau sudah ada label halal kita berhusnul zan (berprasangka baik) kalau itu halal,” ujarnya.

Daging beku impor, dari penuturannya berdasarkan perintah Presiden agar dikonsumsi tidak terlalu mahal, secara teknis di lapangan, kata dia, kembali kepada pembantu presiden yang berkaitan dengan kehalalan tersebut.

Lebih lanjut, menurutnya, daging sapi secara mendasar halal, namun diakuinya ketika diproses tidak sesuai syariat Islam maka akan menjadi haram bagi umat Islam.

(Maulidi/Muh)

Related Posts