Pemkab Kapuas Hulu Awasi Aktifitas AGRA

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu kembali memfokuskan perhatian terhadap aktifitas organisasi AGRA di Hulu Kapuas, kecamatan Putussibau Selatan. Terlebih baru-baru ini ada lagi personil AGRA yang masuk ke daerah tersebut.

“Informasi yang kami dapat, bulan lalu masuk lagi 5 orang. Jadi ada 9 sekarang mereka disana,” kata Sulaiman, Kasi Ketahanan Sosial pada Kesatuan Bangsa Setda Kapuas Hulu, Kamis (27/4).

Menurut Sulaiman, ada tim khusus yang akan dibentuk untuk menangani AGRA. Tim itu melibatkan berbagai pihak.

“Pada tim ini kami akan libatkan aparat hukum,” tegasnya.

Sulaiman menegaskan, Pemerintah tidak akan melarang organisasi menjalankan tugasnya. Sepanjang tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.

“Kami tidak melarang namun jangan membuat masyarakat terpecah dan menimbulkan kubu-kubu masyarakat,” ujarnya.

Dikatakan Sulaiman, dari yang terjadi sebelumnya, AGRA di Hulu Kapuas menimbulkan kubu pro dan kontra di masyarakat setempat terkait adanya Taman Nasional Betung Kerihun. Mereka terpantau beraktifitas di desa Bringin Jaya, Tanjung Lokang dan Bungan Jaya.

“Sekitar 50 persen dari warga di desa-desa ini sudah terpengaruh,” paparnya.

Menurut Sulaiman, AGRA memang terdaftar di Pemprov Kalbar tapi sudah habis masa berlakunya 23 Maret lalu.

“Orang-orang AGRA yang masuk ke Hulu Kapuas itu kebanyakan orang luar Kapuas Hulu. Saat di temukan petugas mereka tidak mau menunjukan identitas aslinya. Mereka dapat masuk ke pedalaman itu memang ada keterlibatan masyarakat lokal yang mempermudahnya,” papar Sulaiman.

(Yohanes/Muh)

Related Posts