Karyawan Perusahaan Perkebunan Habisi Istri karena Cemburu

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Satuan Reskrim Polres Sambas sedang menangani perkara tindak pidana pembunuhan yang terjadi  pada Selasa (2/5) sekira pukul  02.30 WIB di Dusun Lubuk Bugis RT 05 RW 03, Desa Tanjung Bugis, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas.

Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Raden Real Mahendra, mengungkapkan, dari penanganan kasus tersebut. Polres Sambas telah melakukan penahanan terhadap AA (27) yang merupakan warga kabupaten Sintang, namun bermukim di kabupaten Sambas, yang diduga telah melakukan pembunuhan terhadap istrinya RD (27) juga warga kabupaten Sintang.

“Jadi suami istri ini berasal dari Sintang, karena suaminya bekerja di salah satu perusahaan perkebunan di kabupaten Sambas, keluarga ini mengontrak rumah di kota Sambas. Kronologis kejadiannya sekira pukul 02.15 WIB, saksi Ida Rahmawati mendengar teriakan yang terdengar dari arah rumah tetangganya. Kemudian saksi keluar rumah dan melihat terlapor AA berteriak minta tolong. Ida dan suaminya Eko Santoso mendatangi AA dan masuk kedalam rumah langsung menuju kedalam kamar. Saat di dalam kamar Ida melihat anak korban yang sedang tidur di samping  korban yang pada saat itu tertutup selimut dan wajahnya tertutup bantal. Kemudian Ida memanggil korban, sambil membuka bantal yang menutup wajah  tersebut dan melihat darah di bagian wajah. Ida terkejut dan melihat  pisau yang tertancap di bagian ulu hati. Ida langsung keluar kamar menghampiri terlapor untuk  berusaha menenangkan  dan mengambilkan minum, karena AA terlihat sedang dalam keadaan shock. Tidak lama kemudian, suami Ida dan saksi lain atas nama Haris masuk kedalam kamar dan melihat korban sudah dalam posisi terbaring. Kemudian Eko Santoso memanggil Ketua RT setempat untuk memberitahu kejadian tersebut,” terang Real Mahendra.

Dijelaskan oleh Kasat jika pada awalnya, AA melaporkan kejadian tersebut merupakan aksi bunuh diri korban.

“Namun setelah diungkapkan, ternyata merupakan pembunuhan yang diduga dilakukan oleh AA. Karena posisi korban yang tidak seperti seseorang dengan aksi bunuh diri. Setelah dilakukan interogasi, AA mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap istrinya itu,” ujar Real Mahendra.

Adapun motif sementara pelaku pembunuhan menurut Real Mahendra, lantaran AA sakit hati dengan korban. Karena pernah ketahuan berhubungan dengan seorang laki-laki lewat aplikasi “IDOL LIVE” yang diketahui bernama Bagus.

“Menurut keterangan AA, hal itu diketahui oleh AA. Yang di peroleh dari korban, saat Hp korban di rampas kurang lebih 2 minggu yang lalu. Seorang laki-laki yang bernama Bagus tersebut, merupakan orang asal Semarang dan sudah kurang lebih 1 bulan berkomunikasi lewat medsos dengan korban,” jelasnya.

Selain itu juga lanjut Real Mahendra, AA sakit hati dikarenakan sifat korban yang plinplan (berubah-ubah) terkadang ingin cerai dan terkadang ingin balikan rujuk.

“Saat ini, kita masih melakukan pemeriksaan terhadap terlapor,” tegas Real Mahendra.

(Gindra/Muh)

Related Posts