Kapolda Baru : Kalbar Memiliki Karakteristik Daerah dan Historis

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat yang baru, Brigadir Jenderal Polisi Erwin Triwanto mengatakan, akan mempertahankan prestasi dari Kapolda lama, yaitu Inspektur Jenderal Polisi Musyafak.

“Inovasi yang telah dibuat pejabat lama tentunya kita hargai, prestasinya tentu harus kita pertahankan,” ujarnya seusai melaksanakan Farewel dan Welcome Parade di lapangan Bhayangkara Polda Kalbar, Kamis (4/5) sore.

Tidak hanya mempertahankan prestasi yang sudah diraih Polda Kalbar, kata dia, Kalbar juga memiliki karakteristik daerah dan historis.

“Kalbar berbatasan dengan negara luar, penanganannya berbeda dari pada wilayah yang lain, sedangkan historisnya, seperti konflik antar etnis, dan itu perlu dicermati,” ujar mantan Kapolda Kalimantan Selatan tersebut.

Dengan adanya historis tersebut, Kapolda baru berharap kedepannya masing-masing etnis betul-betul memiliki kedewasaan untuk menyikapi suatu permasalahan.

“Tidak perlu menggunakan otot tetapi menggunakan logika, sebagaimana kita ingin damai, saya minta, perlu perhatian dari masyarakat juga, agar Kalbar tetap tenang,” harap Erwin.

Selain permasalahan dan langkah-langkah yang ia utarakan, ada tugas yang menjadi prioritas namun bukannya mengenyampingkan kejahatan lainnya.

“Di daerah perbatasan seperti narkoba, itu menjadi prioritas kita, bukannya mengenyampingkan kejahatan yang lain, narkoba sangat marak dari laporan pejabat lama dalam tahun 2016 telah menyita 167 kilo, itu sangat spektakuler dibanding daerah lain,” akunya.

Untuk saat ini, dia belum bisa berbicara tentang 100 hari program kerja namun hal tersebut kedepannya akan berjalan.

Ia melanjutkan, dengan semakin ketatnya tugas Polri, kedepannya akan melakukan solidaritas baik itu di dalam internal Polri maupun instansi serta TNI agar bisa menghadapi permasalahan apapun.

Ia juga menjelaskan, dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri juga memerlukan bantuan masyarakat.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan masyarakat, masyarakat harus membantu untuk menciptakan Kamtibmas,” pungkasnya.

(Maulidi/Muh)

Related Posts