Pria Alami Gangguan Jiwa Tikam Ayah dan Ibu

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Mulyadi (32) warga Rt 17 Rw 8, desa Mensere, kecamatan Tebas, kabupaten Sambas, harus dibawa ke rumah sakit jiwa (RSJ) Singkawang setelah sempat ditahan di Polsek Tebas lantaran telah melakukan penusukan terhadap kedua orangtuanya.

Menurut Kasmir, tokoh pemuda desa Mensere, kejadian yang menyebabkan perut Minhad (56) ayah pelaku robek disisi kiri dan kanan, serta menyebabkan tangan Lampam, (53) ibu korban, tersayat pada bagian pergelangan tangan kiri terjadi pada Sabtu (6/5) pagi sekitar pukul 09.30 di rumah korban di dusun Lestari desa Mensere kecamatan Tebas.

“Perkara penusukan tersebut langsung ditangani oleh aparat kepolisian dari Polsek Tebas, sehingga pelaku langsung diamankan ke Polsek Tebas dan dilarikan ke RSJ Singkawang,” ujar Kasmir.

Dijelaskan oleh Kasmir, sebelum penangkapan dilakukan. Upaya pencarian sempat dilakukan, lantaran pelaku sempat lari ke belakang rumah setelah melakukan penusukan.

“Warga sekitar lokasi kejadian beramai-ramai sempat mencari, sehingga berhasil ditemukan di belakang rumah dan langsung diamankan dan diserahkan kepada pihak kepolisian,” kata Kasmir.

Kasmir menambahkan, jika pelaku yang melakukan penusukan terhadap kedua orangtuanya sebelumnya pernah di rawat di RSJ Singkawang.

Sementara terkait korban penusukan, dijelaskan oleh Kasmir langsung dilarikan ke RSUD Pemangkat untuk pertolongan pertama.

“Korban langsung dilarikan ke rumah sakit di Pemangkat, kemudian dirujuk ke rumah sakit Sambas,” ucap Kasmir.

Sementara itu, Kapolsek Tebas, AKP Supriyadi, mengatakan, tindak pidana penganiayaan terhadap Minhad dan istrinya Lampam yang lakukan oleh Mulyadi anak kandung mereka. Terjadi pada Sabtu (6/5) sekira pukul 09.30 WIB di Dusun Lestari, RT 017 RW 008, Desa Mensera, Kecamatan Tebas.

“Mendapat laporan petugas piket langsung mendatangi TKP, untuk mengamankan situasi. Serta langsung membawa pelaku ke Mapolsek Tebas,” ujar Supriyadi.

Diceritakan oleh Kapolsek, pada saat kejadian korban sedang duduk di depan rumah dan istri korban yang bernama Lampam Binti Parani sedang memotong sayur, sedangkan pelaku sedang berada di dalam rumah.

“Kemudian datang penjual ikan keliling dan istri korban kemudian ingin membeli ikan tersebut, tiba-tiba pelaku keluar dari rumah tidak tau ingin kemana. Pelaku melanggar sayur yang sedang istri korban potong, korban pun langsung menegur pelaku dan akhirnya pelaku mengambil pisau yang diletakan oleh istri korban di dekat sayur tersebut. Pelaku langsung menghampiri korban dengan menusukan ke arah perut korban sebanyak dua kali, melihat kejadian tersebut istri korban langsung melerai dan pada saat melerai istri korban juga terkena pisau tersebut dan mengenai pergelangan tangan sebelah kiri,” terang Supriyadi.

Dikatakan oleh Kapolsek, korban penusukan tersebut setelah dilarikan ke RSUD Pemangkat dirujuk ke RSUD Sambas untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“Untuk kedua korban sekarang sedang dirawat di RSUD Manggis Sambas. Sedangkan pelaku saat ini dibawa ke rumah sakit jiwa, karena mempunyai riwayat beberapa kali dirawat di rumah sakit jiwa,” ucap Kapolsek.

(Gindra/Muh)

Related Posts