Polisi Tindak Tegas Netizen Posting SARA ke Medsos

Landak, thetanjungpuratimes.com – Polisi akan bersikap tegas terhadap para Netizen yang memposting komentar berbau SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan) di media sosial (Medsos) dalam menyikapi kondisi Kalbar yang saat ini terjadi. Polisi pun siap membidik Netizen yang selalu memposting komentar SARA yang bernada provokatif. Oleh karena itu peran pemuda diharapkan untuk mencegah postingan yang berbau SARA tersebut.

“Saya berharap kepada para pemuda lintas agama dan lintas etnis yang ada di Landak untuk bersama-sama polisi memberikan imbauan kepada masyarakat agar mengurangi berbagai komentar SARA dan provokatif di medsos,” ujar KBO Intelkam Polres Landak Ipda Hengki Gunawan saat menghadiri pertemuan Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda lintas agama dan lintas etnis di Landak.

Menurutnya, komentar yang bersifat provokasi itu bukan malah menyejukan suasana, tapi malah memanaskan suasana.

“Polisi melalui tim cyber IT sudah bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), termasuk Polda Kalbar. Kita juga akan mencoba melakukan langkah-langkah tegas, terutama terhadap akun-akun yang memang sering memposting komentar yang bersifat provokatif. Ini harus kita hentikan,” tegasnya.

Ia juga tidak menginginkan hanya karena komentar dari segelintir orang atau Netizen, semua masyarakat terkena imbasnya.

“Saya minta kepada pemuda untuk membantu kami guna mendinginkan dan menyejukan situasi yang ada di Landak khususnya dan Kalbar pada umumnya. Mari kita bersama-sama bersuara untuk menolak berbagai bentuk paham radikal,” pintanya.

Hengki menegaskan, paham radikal tidak hanya ada di satu agama atau satu suku atau golongan tertentu saja.

“Namun, semua golongan pasti mempunyai orang-orang yang berpikiran radikal, tidak Pancasilais dan yang ingin merubah ideologi negara kita dari Pancasila ke ideologi lainnya,” ungkap Hengki.

Kepada para pemuda di Landak juga diminta supaya tidak menyelesaikan sendiri jika terjadi sesuatu di lapangan.

“Koordinasikanlah dengan kami. Kami akan bantu apapun itu masalahnya. Kami juga siap menerima laporan atau dari masyarakat. Kami pun siap menindaklanjuti laporan tersebut,” janjinya.

Ia menegaskan, Polres Landak siap menjaga keamanan dan ketertiban. “Kami siap menjaga setiap kegiatan masyarakat apapun itu bentuknya. “Mau kegiatan keagamaan, kegiatan organisasi kemasyarakatan dan syiar agama. Pada dasarnya, kita dari kepolisian tidak pernah melarang kegiatan apapun, apalagi yang namanya syiar agama. Silakan diadakan di Landak, siapapun boleh datang ke Landak ini. Asalkan melakukan syiar agama yang baik dan tidak bertentangan dengan NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, Pancasila, UUD 1945,” harapnya.

(NY/Muh)

Related Posts