Masyarakat Ketapang Diminta Tak Terpancing Isu SARA

Ketapang, thetanjungpuratimes.com – Kapolres Ketapang AKBP Sunaryo melalui Kasat Reskrim AKP Rully Robinson mengimbau agar masyarakat Ketapang tidak terpancing dengan isu-isu yang menyesatkan.

“Hal ini saya sampaikan karena mengingat Ketapang merupakan kota yang aman, nyaman dan damai. Kita hidup selama ini saling bertoleransi ditengah-tengah perbedaan,” ungkapnya, Senin (15/5).

Menurutnya, jangan sampai isu yang menyesatkan menjadikan masyarakat terpecah belah, karena kalau itu yang akan terjadi maka yang akan dirugikan adalah masyarakat Ketapang, sehingga masyarakat harus berpikiran yang sehat.

“Mari kita bersama-sama menjaga keberagaman dalam bingkai NKRI, dan menjaga toleransi serta menentang segala bentuk toleransi sesama anak bangsa tanpa memandang suku, agama, karena kita semua cinta kedamaian, keamanan, serta keselarasan dalam kehidupan,” pintanya.

Sementara itu, sekretaris Muhammadiyah Ketapang, Hendra juga meminta kepada seluruh masyarakat agar bersikap tenang, selain itu diharapkan menghindari paham-paham radikal, komunisme dan provokatif baik personal maupun organisasi yang dapat memecah persatuan dan kesatuan

“Kami juga menentang segala bentuk kekerasan dan intimidasi yang mengatasnamakan SARA,” jelasnya.

Menyikapi perkembangan akhir-akhir, dirinya melihat ada usaha pihak-pihak tertentu untuk memecah belah, karena memang sebelumnya di Kalbar, khususnya di Ketapang tidak pernah terjadi hal-hal yang seperti ini.

“Kita berharap agar aparatur negara tetap berkomitmen, tetap menjaga keutuhan NKRI, dan bagi pelaku yang bersifat provokatif agar ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku di negeri ini,” terangnya.

Wakil ketua DPRD Ketapang, Junaidi mengimbau agar masyarakat tidak terpancing dengan isu-isu yang berbau SARA.

(Ras/Faisal)

Related Posts