LPTQ Sungai Kakap gelar Pertemuan untuk Persiapan MTQ Tingkat Kubu Raya

Kubu Raya, thetanjungpuratimes.com – Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kecamatan Sungai Kakap lakukan persiapan guna menghadapi MTQ tingkat Kabupaten Kubu Raya yang akan berlangsung Agustus mendatang. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Camat Sungai Kakap, Jumat (26/5) pagi.

Pertemuan itu fokus membahas upaya mempertahankan juara umum. Pertemuan yang dipimpin oleh Sekretaris Camat Sungai Kakap, Satuki dihadiri oleh Ketua Harian LPTQ Provinsi Kalimantan Barat, Camat Sungai Kakap, Kepala KUA, dan Pengurus LPTQ Kecamatan Sungai Kakap.

Camat Sungai Kakap, Tugiono, sangat mengapresiasi kehadiran para undangan. Ia berharap kehadiran dan keaktifan para pengurus LPTQ, mampu mengulang prestasi dua tahun lalu, yaitu menjadi juara umum.

“Terima kasih saya ucapkan kepada bapak-bapak dan ibu yang telah hadir hari ini. Saya pernah bertugas di beberapa kecamatan. Selama bertugas di kecamatan tersebut, saya selalu aktif untuk mengurusi MTQ. Sayangnya, dari beberapa kecamatan yang pernah saya urusi, tak satupun yang pernah merasakan juara umum,” katanya.

Dengan kehadiran dan keaktifan dari masyarakat sekalian mampu membuat Sungai kakap menjadi juara umum lagi.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Harian LPTQ Provinsi Kalimantan Barat, Tuwok mengucapkan terima kasih atas undangan yang disampaikan oleh LPTQ Kecamatan Sungai Kakap, dan siap untuk membantu mempertahankan juara umum.

“Pertama saya ucapkan terima kasih kepada LPTQ Sungai Kakap yang telah mengundang saya hari ini. Berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang saya miliki, upaya untuk mempertahankan juara umum akan saya lakukan,” jelasnya.

Pada pertemuan ini, para pengurus LPTQ Kecamatan Sungai Kakap juga mengevaluasi pelaksanaan MTQ sebelumnya. Kurangnya kinerja ofisial, tidak efisiennya penggunaan anggaran, minimnya insentif yang diterima oleh peserta, dan berbagai kekurangan lainnya disampaikan oleh para pengurus.

Menanggapi kekurangan tersebut, Tugiono berjanji untuk mengatasinya.

“Kekurangan-kekurangan pada pelaksanaan MTQ sebelumnya dapat diatasi dengan upaya kita bersama. Saya minta kepada pengurus LPTQ untuk selektif dalam menentukan ofisial. Carilah ofisial yang gesit, yang siap untuk bergerak ketika diperlukan. Ofisial tugasnya melayani peserta. Kita tidak mau para peserta merasa kecewa. Jika itu terjadi, otomatis nama kita juga yang akan jelek,” tuturnya.

Pertemuan yang berlangsung kurang lebih dua jam tadi ditutup oleh penyampaian mundurnya desa Sepok Laut sebagai tuan rumah MTQ tingkat Kecamatan Sungai Kakap pada 2019 mendatang. Sebagai gantinya, desa Punggur Kecil digadang-gadang akan siap menjadi penyelenggara syair keagamaan dua tahunan tersebut.

(R/Faisal)

Related Posts