Aktivitas Pertambangan Rusak Hutan Gunung Pangi Temajok

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Ketua Komda Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP KPK) Kalbar, Syafriudin mengatakan bahwa baru-baru ini telah mendapatkan laporan masyarakat terkait adanya aktifitas pengrusakan hutan untuk kepentingan pertambangan yang ada di lokasi gunung Pangi desa Temajuk kecamatan Paloh kabupaten Sambas.

Dirinya mengatakan, bahwa atas laporan yang telah diterima pemerintah daerah beserta instansinya harus turun tangan mengambil tindakan.

“Masyarakat melaporkan bahwa ada oknum yang merusak hutan masyarakat yang selama ini di lindungi dan di jaga. Karena hutan tersebut adalah tempat sumber mata air kehidupan masyarakat di Desa Temajuk, tepatnya di daerah gunung Pangi,” katanya, Senin (5/6).

Menurutnya, pengrusakan dilakukan untuk kepentingan pertambangan. Pemerintah dan instansi terkait harus memantau hal ini.

Dikatakannya, laporan masyarakat sudah cukup lengkap dengan bukti, dan surat keterangan. Bahwa mereka menolak gunung pangi di jadikan tempat lokasi tambang.

“Intinya mereka menolak Gunung Pangi dijadikan tempat tambang andesit dan gudang bahan peledak. Masyarakat melaporkan bahwa tanda tangan mereka pada surat SPPT (Surat Peryataan Penyerahan Tanah) itu juga dipalsukan oleh oknum yang ingin memiliki gunung pangi untuk dijual lagi ke pihak perusahaan,” paparnya.

Syafriudin mengatakan, bahwa dari keterangan pengawas lapangan perusahaan, mereka sudah mulai beraktifitas dari bulan Maret 2017 lalu.

“Masyarakat telah melaporkan Direktur perusahaan CV T dengan inisial HS, Kepala Desa Temajuk dan Direktur CV AI berinisial MA,” ungkapnya.

(Gindra/Faisal)

Related Posts