Rektor Untan : Perusahaan Tidak Bisa Mengelak Menjaga Lingkungan

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Rektor Universitas Tanjungpura, Prof Dr H Thamrin Usman DEA mengatakan, kegiatan industri tidak bisa dihentikan meski aktivitas mereka menimbulkan ancaman terhadap lingkungan. Namun menurutnya, hal itu bisa diatasi dengan teknologi dan kemampuan yang dimiliki oleh manusia.

“Konsepnya tidak ada pembangunan tanpa resiko, oleh sebab itu kita senang karena para penyaji baik itu pihak industri ataupun para pembuat kebijakan kita tetap menjaga lingkungan hidup dalam kegiatan memajukan industri dan ekonomi di Kalimantan Barat,” kata Rektor usai menutup Seminar Sehari peringatan hari lingkungan hidup sedunia Universitas Tanjungpura.

Melihat kondisi pengelolaan lingkungan hidup di Kalimantan saat ini, Rektor mengatakan bahwa perusahaan tidak bisa mengelak dari tuntutan atas peran mereka menjaga hal tersebut.

“Kalau mereka tidak respect dan tidak perduli terhadap lingkungan maka produknya akan di blacklist. Sekarang itu dengan adanya kesepakatan paris, kemudian kesepakatan tokyo dan sebagainya itu semua berimbas pada apa yang kita lakukan,” lanjutnya.

Ia mencontohkan perusahaan pengelola CPO yang ada di Kalimantan Barat. Jika pabrik tersebut melakukan proses produksi tanpa memperhatikan lingkungan hidup, maka akan mendapatkan konsekuensi tertentu sesuai dengan isi perjanjian yang di sepakati oleh berbagai negara di dunia.

Sementara peran dari Untan sendiri dalam masalah tersebut, ujar Rektor, selalu menyodorkan ide ataupun solusi kepada para Stakeholder. Kemudian kampus akan menyerahkan keputusan penuh pada perusahaan apakah ide tersebut menurut mereka dapat diterapkan ataupun tidak.

Namun, dalam rangka ikut serta peran dalam menjaga lingkungan hidup Untan dapat masuk untuk berperan lebih jauh.

“Untan bisa punya unit industri untuk satu kegiatan, misalnya penanganan limbah, atau industri-industri yang clean teknologi dan sebagainya,” tutup Rektor.

(Imam/Muh)

Related Posts