Disperindag akan Cabut Izin Distributor yang Timbun Bawang Putih

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kota Pontianak, Haryadi, akan menindak tegas oknum distributor resmi yang ketahuan menimbun pasokan bahan pangan, terutama bawang putih demi keuntungan pribadi, dengan mencabut izin impor dan gudangnya.

Hal tersebut disampaikannya dalam operasi pasar lanjutan untuk menekan harga bawang putih di Pasar Mawar, pada Rabu (7/6) pagi.

“Bagi mereka yang sengaja menimbun, kita punya tim pengawasan dengan kawan-kawan kepolisian dan angkatan darat akan lakukan tindakan tegas. Izin gudangnya, tanda daftar gudang, izin usaha, izin gangguan tetap kita cabut semua, termasuk izin importirnya juga,” ujar Haryadi.

Namun diakuinya sampai hari ini belum ada laporan tentang penindakan tersebut. Hal itulah yang diklaim Haryadi menjadi bukti keberhasilan pelaksanaan operasi pasar kedua ini.

Kegiatan bazar murah bawang putih ini menurut Haryadi cukup merugikan bagi oknum yang menimbun barang dagangannya sehingga mau tidak mau mereka mengeluarkan barang dagangannya ke pasar.

“Kalau mereka nggak keluarkan, otomatis kan mereka rugi, satu, lamanya penyimpanan perlu biaya gudang. Kemudian susut, kualitas menurun dengan begitu otomatis mereka tidak bisa menjual kembali,” lanjutnya.

Haryadi kembali mengingatkan jika operasi pasar yang telah mereka lakukan saat ini bertujuan untuk membantu masyarakat dengan mendorong agar distributor memasukkan barangnya dalam waktu yang bersamaan. Dengan begitu harga kebutuhan bawang putih dan kebutuhan pangan lainnya dapat menjadi stabil.

(Imam/Muh)

Related Posts