Studi: Membaca “Harry Potter” Perbaiki Kualitas Seseorang

Thetanjungpuratimes.com – Serial “Harry Potter” meninggalkan bekas yang dalam pada budaya pop, sejak buku pertamanya, “Harry Potter and The Sorcere’s Stone” muncul 20 tahun yang lalu.

Tapi ini bukan satu-satunya cerita bagaimana “Harry Potter” dicintai para penggemarnya. Bahkan, ceritanya dapat memengaruhi Anda sebagai seseorang.

Ada beberapa literatur ilmiah yang menunjukkan buku-buku tentang The Boy Who Lived benar-benar dapat memperbaiki hidup Anda.

Antara kebiasaan Anda membaca dan cerita “Harry Potter” itu sendiri, menurut penelitian, memberikan beberapa manfaat kesehatan psikologis bagi Anda. Jadi, tak ada alasan lagi bagi Anda untuk tidak menyelam ke dunia magis Hogwarts.

Jika Anda selama ini belum membaca serialnya yang ramai diperbincangkan orang selama dua dekade terakhir, lakukanlah untuk pengembangan pribadi diri.

Berikut, bagamana cerita “Harry Potter” bisa membuat Anda menjadi orang yang lebih baik secara keseluruhan:

Buku-buku “Harry Potter” membantu mengurangi prasangka pada pembaca

Sebuah studi tahun 2014 menemukan, anak-anak yang membaca “Harry Potter” cenderung mengurangi prasangka terhadap kelompok minoritas dan menunjukkan tingkat empati yang lebih besar. Ini berdasarkan teori dan fakta bahwa Harry sering menyesuaikan diri dengan kelompok “stigmatisasi” dalam buku ini.

Secara kebetulan, sebuah studi terpisah yang dilakukan tahun 2016 menemukan, membaca “Harry Potter” juga menurunkan opini orang Amerika tentang Donald Trump.

Semakin banyak mereka membaca buku-buku tersebut, penelitian mengungkap semakin kecil kemungkinan mereka setuju dengan pandangan politiknya, seperti larangan perjalanan yang Trump berikan pada negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim.

“Harry Potter” bisa membuat Anda mengenal lebih banyak tentang tipe kepribadian Anda

Apakah Anda pikir Anda termasuk seorang Hufflepuff atau Gryffindor? Menurut sebuah studi tahun 2015, bagaimana rumah Hogwarts mengidentifikasi para siswa, mungkin membuat Anda mengenal lebih banyak tentang tipe kepribadian Anda yang sebenarnya.

Dalam hal ini, peneliti melibatkan para fans setia “Harry Potter” atau Pottermore. Untuk penyegaran, inilah rincian karakter dari masing-masing rumah. Anggota Gryffindor dikenal karena keberanian dan kepahlawanan mereka. Hufflepuff dianggap orang-orang yang ramah dan adil. Anggota Ravenclaw dipuja karena cerdas, dan Slytherin yang dipandang sebagai orang yang ambisius dan licik.

Peneliti kemudian melakukan penilaian terhadap para Pottermore. Mereka lantas yang mengukur aspek kepribadian, termasuk sifat seperti kesesuaian, kebutuhan akan kognisi dan narsisme dari masing-masing Pottermore yang menjadi sukarelawan dalam penelitian ini.

Sebagian besar, ciri kepribadian orang-orang dalam penelitian ini disesuaikan dengan stereotip masing-masing rumah Hogwarts.

Mereka yang diurutkan ke Ravenclaw misalnya, memiliki hubungan yang lebih positif dengan kebutuhan akan kognisi. Jadi dengan kata lain, membaca “Harry Potter” dan menyelaraskan Anda dengan rumah tertentu, secara teoritis bisa mengatakan sesuatu tentang siapa Anda dan bagaimana kepribadian Anda. Bukankah itu cara yang menyenangkan untuk menemukan lebih banyak tentang karakter Anda?

Membaca secara umum dapat mempertajam pikiran dan mengurangi stres

Jika semua itu tidak cukup untuk meyakinkan Anda, selalu ada manfaat membaca secara umum. Penelitian menunjukkan membaca dapat membantu mengurangi stres dengan melayani sebagai bentuk pelarian.

Tidak hanya itu, membaca juga memiliki kemampuan untuk mempertajam pikiran dan memperlambat penurunan memori di kemudian hari. Bahkan bisa menurunkan risiko terkena penyakit Alzheimer.

(Huffingtonpost/Suara.com/dsdespi)

Related Posts