Hanya Tiga Daerah di Kalbar yang Bebas Rabies

Virus Rabies Teror Bengkayang

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Kepala Dinas Pangan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan Kalimantan Barat, Abdul Manaf, mengungkapkan, sebaran penyakit rabies saat ini semakin meluas. Dari 14 kabupaten kota yang ada di Kalbar hanya tiga daerah yang bebas rabies.

Manaf mengatakan, tiga daerah yang bebas rabies hanya Kota Pontianak, Kota Singkawang dan Kabupaten Sambas. Peningkatan penyakit menular tersebut terjadi sejak Mei hingga bulan Juni ini.

“Kasus yang baru terjadi di Kapuas Hulu, Kubu Raya, Mempawah, dan Kayong Utara. Kondisi yang dikhawatirkan yakni di Kubu Raya, sebab kabupaten ini berbatasan langsung dengan Pontianak sebagai ibu kota provinsi,” kata Manaf, Rabu (21/6).

Untuk mencegah meluasnya kasus, Manaf mengaku, pihaknya bersama instansi terkait telah melakukan langkah cepat, yaitu pemberian vaksin bagi korban gigitan dan pemusnahan hewan pengidap virus rabies dan memberikan sosialisasi ke masyarakat.

Manaf menambahkan, tahun ini Dinas Pangan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan Kalimantan Barat mendapat kucuran dari pemerintah pusat sebesar Rp700 juta.

“Dana itu akan digunakan untuk melatih tenaga vaksinator di masing-masing daerah tertular. Ada dua tenaga yang disiapkan untuk memvaksinasi anjing pengidap rabies, diutamakan di daerah tertular. Nanti dua tenaga ini yang siap memvaksinasi anjing,” paparnya.

Berdasarkan data yang diterima Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalimantan Barat jumlah anjing mencapai 167.000. Dari jumlah itu baru 53 anjing persen yang sudah divaksinasi.

“Kemudian vaksinasi yang dilakukan tidak hanya pada anjing sebagai penyebab rabies, tapi juga hewan lainnya seperti kera. Hanya saja persentase anjing menjadi hewan pengidap rabies cukup tinggi, mencapai 95 persen,” tuturnya.

(Agustiandi/Muh)

Related Posts