Usai Lebaran, Ratusan Warga Sambas Antre Buat KTP

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Dihari kedua setelah libur panjang Idul Fitri tahun 1438 Hijriyah, ratusan warga tampak memenuhi kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Sambas untuk mendapatkan pelayanan untuk memperoleh KTP elektronik.

Bahkan terdapat warga yang sudah dua hari bolak balik mengurus KTP elektronik, seperti yang dilakukan oleh Budi warga asal kecamatan Tebas yang mengaku sudah sejak dari Senin kemarin telah mengurus KTP elektronik miliknya.

“Ini masih menunggu antrian, belum juga ada panggilan sejak dari pagi menunggu,” ujar Budi, Selasa (4/7).

Disebutkan dirinya baru bisa mengurus KTP elektronik, lantaran empat tahun terakhir bekerja di Malaysia.

“Sebelumnya menggunakan KTP yang lama, namun ternyata sekarang sudah tidak berlaku lagi. Membuat KTP keperluanya untuk memperpanjang paspor, karena masa berlaku paspor saya tersisa beberapa bulan lagi,” terangnya.

Sementara warga lainya yang juga turut mengurus KTP, Wahyu warga kecamatan Pemangkat. Namun dirinya urung mengurus KTP elektronik, lantaran sudah terpenuhi kuota yang diberlakukan.

“Maunya ngurus KTP untuk penggantian status dan alamat, akan tetapi menurut petugas ditempat pendaftaran. Kuota untuk hari ini sudah terpenuhi, menurut petugas sehari hanya bisa melayani 150 keping, lantaran sudah terpenuhi terpaksa tidak jadi. Mungkin minggu depan saja baru diuruskan,” jelas Wahyu.

Terhambatnya pelayanan penerbitan KTP elektronik pada Disdukcapil Sambas, diakui oleh Sunaryo, Kepala Disdukcapil Sambas lantaran terkendala pada peralatan yang ada.

Menurutnya, masalah tersebut bukan hanya dihadapi oleh kabupaten Sambas.

“Suhu mesin dari printer tidak stabil menjadi salah satu kendala yang dihadapi, bahkan pada Senin kemarin kita hanya mampu mencetak 70 keping, sebab kalau dipaksakan bisa hangus. Perhari jika maksimal bisa hingga 200 keping setiap hari,” jelas Sunaryo.

Diungkapkan oleh Sunaryo, untuk pelayanan kependudukan ynng lain berjalan dengan lancar.

“Pelayanan surat pindah, akte kelahiran serta kartu keluarga berjalan lancar tanpa kendala,” katanya.

Untuk mengantisipasi kendala tersebut lanjut Sunaryo, disediakan surat keterangan pengganti KTP elektronik. Dikemukakan untuk blangko KTP elektronik masih tersedia.

“Blangko saat ini masih tersedia, hanya itu tadi kendalanya mesin pencetaknya yang bermasalah. Namun demikian kita tetap meminta masyarakat tetap melakukan perekamann bagi yang belum merekam data, sementara untuk yang belum bisa dicetak mohon bersabar, sebagai penggantinya kita sediakan surat keterangan yang berlaku selama enam bulan,” terang Sunaryo.

(Gindra/Faisal)

Related Posts