Simpan Sabu, Pemuda yang Datang dari Sintang Dibekuk Polres Sekadau

Sekadau, thetanjungpuratimes.com – Ketut Sumbawa alias Aceng (22) ditangkap pihak kepolisian karena diduga mengantongi narkoba jenis sabu, tersangka narkoba ini diamankan tepat depan warung depan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Jalan Sintang, Desa Tapang Semadak, Kecamatan Sekadau Hilir, Sabtu (8/7) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Saat digeledah, pria yang baru datang dari Sintang tersebut ditemukan dua pekat sabu masing-masing di dalam bungkus rokok dan saku celana.

Kapolres Sekadau, AKBP Yury Nurhidayat mengatakan, pemuda tersebut datang menggunakan sepeda motor Vixion berwarna merah KB 4308 EQ dari Kabupaten Sintang, dan berhenti di depan warung depan SPBU di Desa Tapang Semadak.

“Benar saja, saat digeledah anggota menemukan dua paket narkoba jenis sabu,” ujar Yury, pada Minggu (9/7).

Dua peket sabu itu, kata dia, ditemukan dalam bungkus rokok sebanyak satu paket, sedangkan satu paket lain ditemukan di dalam saku celananya sebelah kanan.

“Pemuda tersebut dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Sekadau untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Sekadau, Sunardi mengaku prihatin dengan maraknya peredaran narkoba. Ia pun mengapresiasi pihak kepolisian yang telah berupaya untuk terus memberantas narkoba.

“Narkoba harus diwaspadai agar tidak terus menjalar. Jangan sampai anak-anak, generasi penerus bangsa menggunakan barang haram tersebut,” kata dia.

Untuk itu, Sunardi menilai, perlunya memberikan efek jera bagi pelaku agar para generasi muda tidak mudah terjerumus menggunakan barang haram tersebut.

“Ini tanggungjawab bersama bukan hanya polisi tapi juga orang tua, pihak sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan semua elemen masyarakat untuk memberantas narkoba. Semua pihak harus peduli,” kata dia.

Apalagi, kata dia, pemerintah telah berkomitmen untuk memberantas narkoba. Hal itu, lanjutnya, merupakan upaya untuk menyelamatkan generasi muda agar tidak menggunakan barang haram tersebut.

“Sekarang bukan lagi perang menggunakan senjata, tapi perang memberantas narkoba. Ini harus didukung semua pihak, jangan sampai generasi muda ikut-ikutan menggunakan barang haram itu. Ini adalah tanggungjawab bersama,” pungkasnya.

(Yahya/Faisal)

Related Posts