Sepucuk Surat Misterius Ditemukan di Rumah Pelaku Bom Panci

Jakarta, thetanjungpuratimes.com – Mabes Polri sedang mendalami sepucuk surat yang ditemukan di rumah kontrakan yang ditempati pelaku peledakan bom panci, Agus Wiguna.

Surat tersebut ditemukan setelah terjadinya ledakan bom di rumah kontrakam pelaku di Kampung Kubang Bereum, RT 7, RW 11 Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, Sabtu (8/7) kemarin.

“Untuk Surat. Sedang di dalami, memang ditemukan di rumah kontrakan AW,” kata Kepala Bagian Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Rikwanto melalui keterangan tertulis, Minggu (9/7).

Diduga, surat tersebut berisi pengakuan Agus yang menyatakan telah berbaiat kepada Khilafah Daulah Islamiyah yang merupakan kelompok teroris pimpinan, Abu Bakar Al Baghdadi.

“Saya berbaiat kepada Khilafah Daulah Islamiyah, Abu Bakar Al Baghdadi untuk taat dan patuh kepada perintahnya. Baik dalam keadaan senang, sedih, susah, lapang. Saya tidak mungkin merebut kekuasaan darinya,” demikian isi sepucuk surat tersebut.

Polisi telah meringkus Agus setelah bom panci yang berada di rumah kontrakan yang ditempati pelaku meledak. Ledakan bom itu pertama kali diketahui seorang warga bernama Ridwan. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat Komisaris Besar Yusri Yunus menyampaikan, pelaku diduga telah merakit bom yang meledak itu sejak 1 Juni 2017.

“Dia bisa membuat bom karena belajar dari internet dengan menggunakan ‘Google Jabaluhud’ begitu dia menyebutnya,” kata Yusri, Sabtu kemarin.

Pelaku juga diduga telah menyiapkan tiga lokasi yang nantinya akan dijadikan sasaran teror. Ketiga tempat itu antara lain yakni sebuah kafe di Jalan Braga, rumah makan celengan di Astana Anyar san sebuau Gereja Buah Batu.

Dalam olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan barang bukti berupa panci berisi paku dan satu unit bom panci yang sudah meledak.

(Suara.com/Faisal)

Related Posts