Pertamina Bangun SPBU di Sajingan Sambas

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – PT Pertamina (Persero) wilayah Kalimantan saat ini tengah membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di perbatasan, Kabupaten Sambas yakni di daerah Sajingan.

Area Manager Communication and Relations Kalimantan PT Pertamina (Persero), Alicia Irzanova, mengatakan, pembangunan tersebut merupakan bentuk dukungan terkait BBM satu harga.

“Hingga saat ini, SPBU di Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang sudah direalisasikan. SPBU yang akan dibangun akan berbeda dengan SPBU yang biasa ditemui di kota-kota besar, misalnya di Kota Pontianak,” katanya, Rabu (26/7).

Menurut dia, setidaknya terdapat empat jenis lembaga penyalur BBM yang dapat digunakan untuk menyukseskan program BBM satu harga di daerah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal) tersebut. Keempat jenis tersebut adalah APMS, SPBU Modular, APMS Tangki Khusus, dan SPBU Mini.

“APMS dioperasikan untuk melayani kebutuhan sekitar 40 – 80 kilo liter/hari, dengan bangunan standar sederhana dan menggunakan drum sebagai sarana penimbunan. Kemudian SPBU Modular dioperasikan untuk melayani kebutuhan sekitar 40 – 200 kilo liter/hari,” terangnya.

Tidak seperti SPBU di kota yang memiliki sarana timbun dan penjualan tersendiri, SPBU ini terdiri dari satu modul yang digunakan untuk sarana penimbunan dan sarana penjualan.

“APMS tangki khusus dengan perkiraan penjualan sebesar 40 – 200 kilo liter, yakni penyaluran menggunakan mesin pompa atau sarana lainnya dan sarana penimbunan menyesuaikan dengan volume pengiriman kapal,” katanya.

Kemudian, SPBU Mini tampak seperti bangunan SPBU yang biasa dijumpai di kota, hanya saja bentuknya lebih sederhana dan jumlah dispenser/pompa maksimal dua unit dengan perkiraan penjualan di SPBU Mini itu sekitar 100 – 300 kilo liter/hari.

“Keempat jenis lembaga penyalur tersebut digunakan sesuai dengan kondisi atau karakteristik lokasi penyaluran BBM daerah 3T tersebut,” ujarnya.

(Agustiandi/Muh)

Related Posts