Gunakan Dana Haji untuk Infrastruktur Tidak Tepat dan Bahaya

Jakarta, thetanjungpuratimes.com РWakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto menegaskan, penggunaan dana haji sebagaimana dikemukan oleh Presiden Jokowi untuk  pembangunan infrastruktur tidak tepat dan berbahaya. Kecuali untuk penguatan infrastruktur yang berkaitan dengan haji, bukan pembangunan untuk infrastruktur yang tidak ada kaitannya dengan haji.

“Bahaya sekali kalau menggunakan untuk infrastuktur. Dana haji yang tertera dalam UU Haji itu berkaitan dengan mekanisme yang rigit, harus dengan syariah dan harus untuk kepentingan jemaah. Kalau dipergunakan untuk infrastruktur seperti apa, kalau membangun jalan tol itu saya rasa kurang tepat karena sekarang infrastruktur haji banyak kekurangan,” kata Agus Hermanto di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (31/7).

Politisi Partai Demokrat itu menambahkan, penggunaan dana haji untuk membangun jalan tol melanggar UU.

“Sangat riskan. Tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada. Kalau tidak sesuai berarti melanggar UU,” sebut dia.

Untuk membangun infrastruktur, Agus menyarankan kepada pemerintah untuk menggunakan dana yang ada d BUMN, investasi swasta, termasuk dana dari asing.

“Jangan sembarangan menggunakan dana haji,” ujarnya.

(Rimanews.com/Faisal)

Related Posts