Madrasah Diniyah Athifaturrahman Ngabang Bangun Ruang Belajar

Landak, thetanjungpuratimes. com – Madrasah Diniyah (Madin) Athifaturrahman Ngabang terus berbenah diri. Apalagi Madin yang terletak di Dusun Tungkul Desa Hilir Kantor itu masih berusia kurang lebih dua tahun. Berbagai pembenahanpun dilakukan Madin tersebut. Salah satunya yakni menambah ruang belajar bagi para santri.

Kepala Madin Athifaturrahman, Zulkifli mengakui memang ada sejumlah persoalan yang masih dihadapi Madin yang ia pimpin.

“Permasalahan itu seperti banyaknya santri Madin yang mengaji, membuat Mushola Atifathurrahman semakin tidak memungkinkan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Jumlah santri yang ada saat ini sekitar seratus orang,” ujar Zulkifli, Minggu (30/7).

Dikatakannya, dengan banyaknya jumlah santri itu, ruang Musholla menjadi sempit.

“Ini menyulitkan para guru mengajar karna suasana begitu ramai. Akibatnya, belajar kurang maksimal, kurang kondusif dan sebagainya.Rombongan belajar pada saat ini ada enam kelas yang terdiri dari empat kelas di dalam Mushola dan dua kelas lagi di teras Mushola,” jelasnya.

Selain itu lanjutnya, meja santri untuk belajar juga kurang, sehingga menyebabkan santri tidak fokus dalam menulis, dan mengaji karena cenderung berubah-ubah tempat dan posisi.

Namun, setelah adanya beberapa saran, masukan dan ide dari para wali santri dan warga disekitar Madin, akhirnya saat ini Madin tersebut tengah membangun ruang belajar.

“Pembangunan ini tidak lepas dari kordinasi antara pengurus madin dengan masyarakat sekitar serta seluruh wali santri. Jadi, kami mohon doa restu, dan sangat berharap adanya bantuan serta dukungan materi maupun non materi dari semua pihak untuk memperlancar pembangunan ” harapnya.

(NY/Faisal)

Related Posts