Cerita di Balik Sketsa Terduga Penyiram Novel Baswedan

Jakarta, thetanjungpuratimes.com – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Yuwono menyampaikan satu sketsa wajah yang sudah dibuat merupakan hasil keterangan warga yang melihat keberadaan orang mencurigakan di sekitar dekat kediaman Novel Baswedan sebelum peristiwa penyerangan air keras, Selasa (11/4).

Hasil pembuatan satu sketsa terduga pelaku penyerangan Novel telah dirilis Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Istana Kepresidenan, Senin (31/7) kemarin.

“Jadi sketsa wajah itu yang kemarin kami sampaikan oleh bapak Kapolri, adalah hasil daripada (keterangan) saksi, ada saksi yang menyatakan bahwa saat sebelum kejadian ada orang asing yang duduk di sepeda motor,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Selasa (1/8).

Menurutnya, saat itu, saksi melihat orang mencurigakan saat dirinya ingin pulang ke rumah usai menunaikan salat subuh berjamaah di Masjid Al Ihsan.

“Pas lewat sakit perut, mendahului dia pulang. saksi melihat orang yang tidak dikenal di atas motor dekat jembatan,” kata Argo.

Karena diyakini orang asing itu berhubungan dengan penyerangan Novel, penyidik kemudian memintai keterangan warga tersebut untuk menggambarkan ciri-ciri orang mencurigakan. Dari hasil keterangan saksi, polisi langsung membuat sketsa wajah.

“Itu kemudian saksi itu kami tanya kembali seperti apa ciri-cirinya kita tanyakan, rambutnya seperti apa, apakah ikal lurus, kemudian bentuk mata seperti apa, alis seperti apa, telinga hidung. Kemudian bibir, wajah, kami tanyakan semuanya,” kata dia.

Setelah hasil pembuatan sketsa selesai, kata Argo, penyidik juga kemudian memeriksa saksi tersebut guna memastikan apakah sketsa wajah sesuai dengan orang mencurigakan yang dilihat sebelum peristiwa penyerangan terhadap Novel.

“Setelah kami sketsa kami tanyakan saksi itu, kira kira ada kurang nggak ini gambarnya bila ada kurang kami tambahin kembali,” kata dia.

Dia juga menyampaikan, polisi juga sudah menyebar satu sketsa wajah terduga pelaku ke masyarakat. Selain sketsa wajah telah disebar, polisi kini sedang memburu orang yang sesuai dengan ciri-ciri sketsa terduga pelaku.

“Kami tunggu dari masyarakat yang melihat wajah seperti itu, kami juga mencari orang yang seperti (hasil sketsa wajah) itu ya,” kata Argo.

Adapun ciri-ciri dari sketsa wajah yang sudah diumumkan Kapolri di antaranya yakni berumur sekitar 35 tahun, tinggi badan sekitar 167 sentimeter, berkulit sawo matang, bentuk kepala datar dan berambut ikal keriting lurus.

Dari hasil sketsa wajah itu, terduga pelaku juga menggunakan jaket jeans berwarna biru lusuh dengan penutup.

(Suara.com/Faisal)

Related Posts