Dalam Dua Hari, 30 Anak Tewas di RS India karena Kurang Pasokan Oksigen

India, thetanjungpuratimes.com – Sebanyak 30 anak yang dirawat di rumah sakit tewas karena kekurangan tabung oksigen, Jumat (11/8). Kejadian itu di sebuah rumah sakit pemerintah di Negara Bagian Uttar Pradesh, India utara.

Lebih mengejutkan kematian itu terjadi di tempat yang sama dalam kurun waktu 48 jam atau 2 hari. Pejabat setempat mengatakan pasokan tabung oksigen di sana tidak mencukupi.

BRD medical college adalah rumah sakit pemerintah terbesar di Gorakhpur, Uttar Pradesh. Pasokan oksigen ke rumah sakit itu kurang karena sebuah perusahaan swasta yang dikontrak untuk memasok tabung oksigen mengundurkan diri.

Sebab pihak rumah sait tidak membayar tagihan. Sehingga tagihan menjadi membengkak.

“Kami diberitahu bahwa ada gangguan pasokan oksigen di Rumah Sakit BRD sejak semalam karena perusahaan swasta tersebut menarik pasokan,” kata pejabat daerah itu, Rajeev Rautela kepada media.

“Tujuh kematian dilaporkan terjadi sejak Kamis malam sampai Jumat siang. Dua puluh tiga anak-anak meninggal antara Rabu dan Kamis. Sebanyak 30 kematian terjadi dalam 48 jam terakhir,” tambahnya.

Anehnya, Menteri Kesehatan setempat Siddharthnath Singh mengklaim tidak ada korban jiwa akibat kekurangan oksigen.

“Sebuah penyelidikan telah diperintahkan ke dalam insiden tersebut dan laporan terakhir akan menjadi jelas setelah dikeluarkan,” katanya.

Ini adalah insiden pertama dari sejumlah besar kematian anak-anak dari rumah sakit di India.

(Suara.com/Faisal)

Related Posts