DPRD Nilai Desain Lantai Dua Pasar Tengah Tak Sesuai Fungsinya

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pontianak, Herman Hofi Munawar menilai lantai dua pasar Tengah tak berfungsi adalah desainnya yang tak sesuai jika memang diperuntukkan untuk pusat kuliner. Bentuknya disamaratakan dengan kios di lantai bawah yang berdagang pakaian.

“Masa untuk makanan, tapi bentuk kiosnya sama seperti yang di bawah, kan tidak sesuai,” katanya Rabu (23/8).

Semestinya, bentuknya bisa seperti foodcourt sehingga proses jual beli makanan, dan tempat konsumen menikmati makanannya menjadi sesuai. Selain itu, dia juga menyoroti masalah lemahnya manajemen pasar.

“Masalahnya terletak pada lemahnya manajemen pasar tradisional. Pasar lantai dua ini sebenarnya miliki prospek tersendiri. Asalkan manajemennya bagus,” terangnya.

Ia menambahkan seharusnya saat pasar tradisional dibangun memang telah disiapkan pasar itu sesuai peruntukannya. Jika lantai dua dimaksud untuk kuliner harusnya disiapkan sumber air, sampai toilet pembuangan limbah mesti ada.

“Kalau bangunan tersebut telah selesai harus jelas kepemilikan setiap kios. Harus ada perjanjian apabila tidak ditempati dalam kurun waku tertentu maka kios itu harus ditarik kembali,” tegasnya.

Namun kenyataannya banyak pemilik kios yang tidak menggunakan kiosnya untuk berdagang, sehingga perlu ada upaya penarikan ini mesti dilakukan, sebab kios jadi mubazir.

“Ketika ada orang lain akan menempatinya, banyak sekali alasannya. Seperti minta ganti rugi pemeliharaan, ganti rugi penggantian kunci. Macam-macamlah kejadian di lapangan,” katanya.

Oleh sebab itu menurutnya UPT pasar harus dikuatkan, dan seharusnya setiap pasar tradisional ada satu UPT yang difokuskan bagi manajemen pasar. Jika pun diserahkan pada asosiasi, pertanggungjawaban dan evaluasinya mesti dilakukan per tahun agar menjadi jelas.

“Kalau satu orang UPT mengurus semua pasar tradisional tidak akan berjalan baik. Pihak UPT harus koordinasi dengan asosiasi pedagang yang ada baik di lantai satu maupun lantai dua,” pungkasnya.

(Imam/Faisal)

Related Posts