Amankan Liburan Idul Adha, Polda Terjunkan 10 Ribu Personel

Jakarta, thetanjungpuratimes.com – Polda Metro Jaya menggelar pertemuan dengan sejumlah institusi terkait seperti Jasa Marga, Jumat (25/8). Pertemuan untuk membahas pengamanan jelang Hari Raya Idul Adha 1438 H dan dilanjutkan dengan liburan panjang.

Seperti diketahui, pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Agama telah menetapkan Hari Raya Idul Adha tahun ini, setelah melakukan Sidang Isbat, jatuh pada, Jumat (1/9).

Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Suntana mengatakan, sebanyak 10 ribu personel gabungan akan diterjunkan untuk menjaga keamanan di Ibu Kota Jakarta.

“Kami mempersiapkan pengamanan masyarakat dalam rangka Hari Raya Idul Adha dan libur long weekend. Polisi menurunkan hampir 7 ribu hingga 8 ribuan plus dinas terkait mungkin hampir 9 ribu hingga 10 ribuan (totalnya) di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya,” kata Suntana di Polda Metro Jaya.

Terkait kemungkinan adanya arus mudik pada liburan panjang tersebut, Suntana mengatakan belum ada informasi terjadi lonjakan penumpang di stasiun kereta api maupun bandara.

Adapun bila terjadi kepadatan arus mudik, lanjut Suntana, tidak akan terlalu besar seperti Hari Raya Idul Fitri.

“Informasi untuk di setiap stasiun kereta api tidak terdapat indikasi peningkatan lonjakan penumpang yang akan melaksanakan liburan untuk Hari Raya Idul Adha. Walaupun ada kenaikan dalam batas wajar. Begitu pula di bandara, lonjakan penumpang juga tidak terlalu berarti,” jelas Suntana.

Kemungkinan terjadinya kerumunan massa dalam jumlah besar, lanjut Suntana, terjadi di objek-objek wisata seperti Ancol, Taman Mini, dan Monumen Nasional.

Suntana pun memastikan pihak keamanan akan dikerahkan ke daerah-daerah wisata tersebut guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin lakukan liburan.

“Kami bersama TNI dan stakeholder terkait menyiapkan pengamanan semaksimal mungkin agar keamanan masyarakat dalam kegiatan Hari Raya Idul Adha dan long weekend ini dapat berjalan dengan aman dan nyaman,” tegas Suntana.

Terakhir, Suntana mengimbau kepada masyarakat yang meninggalkan rumah pada liburan panjang nanti, untuk melaporkan ke RT dan RW setempat agar dikoordinasikan ke polisi untuk dilakukan penjagaan.

“Kami imbau kepada masyarakat untuk tetap waspada apabila meniggalkan tempat tinggalnya. Dikomunikasikan kepada RT dan RW, sehingga kita bisa mencegah kemungkinan kejahatan di lingkungan masing-masing khususnya di rumah-rumah kosong,” pungkas Suntana.

(Suara.com/Faisal)

Related Posts