Inspektorat Kapuas Hulu Periksa Desa Kirin Nangka dan Bontai

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Pengunaan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) oleh pihak desa di Kapuas Hulu menjadi sorotan masyarakat, laporan penyimpangan pun mulai bermunculan. Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu juga telah mengambil langkah untuk mengkonfirmasi aduan tersebut.

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kapuas Hulu, Abdullah Usman mengatakan, memang ada beberapa kepala desa yang dilaporkan melakukan penyimpangan. Hal ini sudah disikapi DPMPD dan instansi terkait lainnya.

“Pihak Inspektorat Kapuas Hulu sudah turun memeriksa ke lapangan, menindak lanjuti laporan itu,” ujar Usman, Minggu (27/8).

Dari pantauan sementara oleh pihak DPMPD, kata Usman, dalam aduan-aduan penyimpangan dana ADD dan DD itu ada unsur-unsur ketidakpuasan terkait hasil Pilkades lalu. Namun untuk lebih memperdalam kebenaranya dirinya menyerahkan pada Inspektorat Kapuas Hulu.

“Ini perlu saya klarifikasi, karena memang masih ada intrik-intrik di desa terkait dengan pemilihan kepala desa yang lalu. Pihak desa yang dilaporkan itu desa Kirin Nangka kecamatan Embaloh Hilir dan Bontai kecamatan Jongkong,” ungkap Usman.

Selain dua desa tersebut, diakui Usman, ada laporan lain dari masyarakat tentang kades langsung ke Bupati dan Wakil Bupati. Diantaranya terkait sembilan desa di kecamatan Putussibau Utara.

“Sebab itu kami berharap dengan adanya TP4D dapat menyelesaikan permasalahan yang ada,” tuturnya.

(Yohanes/Faisal)

Related Posts