Kinerja Kejati Kalbar Tangani DPO Belum Jelas

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Terkait kinerja Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat, dalam menangani Daftar Pencarian Orang (DPO), sampai saat ini belum ada kejelasan.

Saat ditemui thetanjungpuratimes.com, pihak Kejati Kalbar belum bisa memberikan keterangan pasti, dan belum bisa menjelaskan secara konkrit mengenai progres upaya penangkapan para DPO tersebut.

“Itu bertahap, yang jelas sudah diupayakan tayang, sepanjang menunggu penangkapan terhadap DPO itu, tetap dicari dan masih dalam proses,” kata Humas Kejati Kalbar, M.S. Reza, Rabu (6/9).

Berdasarkan yang disampaikan Kejati Kalbar kepada thetanjungpuratimes.com, pada 5 April 2016, Kejati Kalbar menargetkan bisa menuntaskan sebanyak 29 kasus korupsi yang selama ini menggantung di lingkungannya, ditambah lima kasus dugaan korupsi baru yang statusnya masih dalam lidik, sehingga totalnya 34 kasus.

Kemudian pada 31 Mei 2016, Kejati Kalbar mengumumkan adanya 15 DPO, 14 diantaranya merupakan DPO kasus tindak pidana korupsi dan satu DPO tindak pidana umum dalam kasus kehutanan.

(Sukardi/Faisal)

Related Posts