Tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa di Meksiko

Meksiko, thetanjungpuratimes.com – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Mexico City menyampaikan bahwa tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban gempa di Meksiko pada 7 September 2017.

“Belum ada laporan WNI yang menjadi korban dalam gempa tersebut,” kata pernyataan pers dari KBRI Mexico City.

KBRI mengimbau semua WNI di Meksiko untuk waspada dan berhati-hati pascagempa yang terjadi di Mexico pada 7 September 2017.

“KBRI sudah mengeluarkan ‘Citizen Advisory’ pada pukul 12:40 pada 8 September 2017,” demikian disampaikan KBRI Mexico City.

Gempa di Mexico, menurut Badan Seismologi Nasional Mexico, berkekuatan 8,2 Skala Richter (SR) terjadi pada pukul 11:49 waktu setempat, yakni 133 kilometer di barat daya kota Pijijiapan, Chiapas di kedalaman 58 kilometer. Gempa itu merupakan gempa terkuat sejak 1932.

Sempat terjadi kepanikan di Mexico City ketika terjadi gempa yang berlangsung selama satu menit. Gempa tersebut mengakibatkan kerusakan ringan dan putusnya jaringan listrik di beberapa wilayah di Mexico City.

Namun, dilaporkan sedikitnya tiga orang tewas di negara bagian Chiapas, dua orang di negara bagian Tabasco dan satu orang di negara bagian Oaxaca.

Beberapa bangunan di pesisir negara bagian Oaxaca rusak berat, yaitu di kota Juchitan. Satu hotel di kota Matias Romero, Oaxaca juga dilaporkan rusak berat.

Pemerintah Meksiko menyatakan keadaan darurat di negara bagian Chiapas. Pemerintah daerah Oaxaca melaporkan bahwa Kota Oaxaca tidak terkena dampak serius. Seluruh WNI di negara bagian Oaxaca berada di Kota Oaxaca.

Diperkirakan akan ada sekitar 65 gempa susulan berkekuatan paling tinggi 6,1 SR. Sementara itu, Presiden Meksiko Enrique Pea Nieto mengingatkan bahwa ada kemungkinan gempa susulan dengan kekuatan 7,0 SR atau lebih.

Untuk itu, KBRI mengimbau WNI di Meksiko untuk waspada karena adanya kabar mengenai beberapa gempa susulan yang mungkin terjadi dalam waktu dekat.

Berdasarkan catatan KBRI Mexico City, jumlah WNI di Meksiko mencapai 289 jiwa. Menurut keterangan KBRI, tidak ada WNI di Chiapas, namun ada delapan orang WNI yang berada di Oaxaca dan satu WNI di Tabasco.

(suara.com/antara/muh)

Related Posts