Kepala BI Kalbar : Masyarakat Suka Transaksi yang Praktis

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat, Dwi Suslamanto, mengatakan, data dari Bank Indonesia menunjukkan bahwa tren transaksi nontunai di tahun 2017 melalui debet, transaksi belanja dan transfer, kartu kredit lewat transaksi belanja dan uang elektronik meningkat 14,54% atau 1,3 miliar lebih besar dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Ini menunjukkan bahwa masyarakat sekarang cenderung lebih memilih bertransaksi dengan praktis,” kata Dwi dalam kegiatan penandatanganan MoU transaksi non tunai SPBU di Aula Keriang Bandong Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kalbar, Sabtu (16/9).

Dwi mengimbau agar masyarakat yang masih awam dengan sistem transaksi ini untuk tidak perlu khawatir bertransaksi menggunakan uang elektronik di SPBU karena tidak ada jumlah minimal yang ditentukan untuk bisa melakukan transaksi.

Untuk mendapatkan kartu elektronik ini pun, tambahnya, masyarakat dapat membelinya langsung pada kantor cabang bank bersangkutan, yaitu hampir seluruh Bank yang ada di Kota Pontianak, pasar-pasar modern, serta SPBU. Ketika saldo e-Money habis, masyarakat juga bisa mengisinya di tempat-tempat yang telah disebutkan tadi.

“Untuk penambahan saldo dapat dilakukan di ATM, internet banking, modern market, dan beberapa SPBU,” jelasnya.

Dirinya mengungkapkan, ada tiga keuntungan yang bisa didapat dari transaksi secara non tunai ini. Pertama, transaksi ini lebih efisien dimana setiap orang tidak perlu repot membawa uang tunai kemana-mana untuk transaksi bisnis. Kemudian transaksi non tunai relatif tidak berbiaya mahal, dan yang terakhir transaksi non tunai ini lebih memudahkan untuk dilacak apabila terjadi tindak pidana.

(Imam/Muh)

Related Posts