Untan Siapkan SDM untuk Pelabuhan Laut Internasional Pantai Kijing

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Universitas Tanjungpura (Untan), sebagai Universitas Terbesar di Kalimantan Barat saat ini sedang mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk Pelabuhan Laut Internasional yang berada di Pantai Kijing, Kabupaten Mempawah.

Rektor Untan, Prof. Dr. H. Thamrin Usman, DEA mengatakan, Untan ingin menangkap pasar dan peluang dengan kehadiran Pelabuhan Laut Internasional di Kijing, Kabupaten Mempawah.

“Untuk kelemahan yang ada adalah tidak tersedianya tenaga ahli dan terampil di bidang pelabuhan, oleh sebab itu kita ingin menangkap peluang ini, caranya dengan melakukan MoU bersama Pemerintah Kabupaten Mempawah. MoU ini bertujuan untuk menyediakan tenaga terampil dan tenaga ahli untuk mengelola pelabuhan itu,” katanya, Kamis (5/10).

Rektor Untan menuturkan, dalam waktu dekat Untan akan melakukan kegiatan yang bersertifikasi, dalam waktu sebulan atau lebih maka tenaga ahli dan terampil ini akan disiapkan.

“Sekali dia disiapkan, dinyatakan kompeten dan lulus, diberikan sertifikat, maka dengan demikian pada saat tersedianya formasi dan permintaan tenaga ahli demikian, Untan bisa menyuplai,” tuturnya.

Kemudian, dalam waktu panjang, Untan akan menjadikan keahlian-keahlian di pelabuhan ini menjadi kelompok keahlian atau konsentrasi.

“Jadi, Teknik Sipil, dengan jumlah SKS untuk menjadi Sarjana Teknik Sipil itu 150 SKS, maka akan kita bagi ke dalam beberapa porsi. Dengan porsi paling besar yang berjumlah 89 SKS ditambah 15 SKS, ini adalah porsi untuk menjadikan Sarjana Teknik Sipil Indonesia. Kemudian, 50 SKS berikutnya adalah berdasarkan minat bakat yang bersangkutan, misal untuk keahlian di bidang pelabuhan,” ucapnya.

Rektor Untan mengatakan, di pelabuhan itu tidak hanya semata-mata diperlukan para Teknik Sipil Pelabuhan, tetapi juga keteknikan yang lainnya, seperti IT, Teknik Lingkungan, Elektro, Finansial Pelabuhan, arsitektur dan fakultas yang relevan lainnya. Hal ini berarti menjadi suatu aktifitas pelayanan yang memerlukan banyak keahlian-keahlian yang bisa Untan siapkan.

“Mudah-mudahan kalau ini berlangsung, maka Untan lah satu-satunya yang bisa menyiapkan tenaga ahli ini. Dengan demikian, jika itu bisa dilaksanakan, maka Untan menjadi universitas yang handal di Indonesia, yang mampu mengeluarkan tenaga ahli dan terampil di bidang pelabuhan, baik yang berkaitan dengan Civil Engineering, IT, limbah, finansial, dan seterusnya. Lulusan Untan sangat potensial untuk didistribusikan ke seluruh tanah air, apalagi poros maritim menjadi isu dan program nawacita Jokowi-JK,” pungkasnya.

(Sukardi/Muh)

Related Posts