Nasib Badan Siber dan Sandi Negara Terkatung-katung

Jakarta, thetanjungpuratimes.com – Nasib Nasib Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) hingga saat ini belum jelas. Padahal, lembaga tersebut diharapkan akan beroperasi dalam waktu dekat.

Wakil Ketua ID-SIRTII, Muhammad Salahuddien, menjelaskan, bahwa penundaan ini disebabkan oleh revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 53 Tahun 2017 tentang BSSN.

ID-SIRTII sendiri adalah lembaga di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika yang rencananya akan dilebur ke BSSN. Lembaga lainnya yang akan dilebur ke BSSN adalah Lembaga Sandi Negara.

“Ada revisi Perpres, jadi batasan waktu pembentukan BSSN diubah. Kini, masih diproses Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan,” paparnya di Jakarta, Jumat (20/10/2017).

Ia melanjutkan, revisi Perpres juga mengubah posisi BSSN menjadi setara kementerian. Hal itu mengakibatkan proses penunjukkan Kepala BSSN jadi terkatung-katung.

Tugas BSSN nantinya akan mengkoordinasikan kegiatan siber yang sudah ada di Indonesia. Salah satu tugasnya adalah mewujudkan keamanan nasional, terkait keamanan siber.

“Senjata kita melawan kegiatan siber atau siber attack. Karena perkembangan terakhir kegiatan siber langsung masuk situasi di mana seluruh kehidupan masyarakat dimasuki dengan kegiatan siber,” ujar Menkopolhukam Wiranto beberapa waktu lalu.

(suara.com/muh)

Related Posts