HUT Kota Pontianak ke-246, Ini Kata Sultan

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Kesultanan Kadriah dan Kota Pontianak memang tidak bisa dipisahkan. Dalam sejarah, tercatat bahwa peradaban Kota Pontianak ini dibuka oleh Sultan Kadriah pertama, yakni Sultan Syarief Abdurrahman Alkadrie pada tahun 1771 silam.

Kelangsungan peradaban sebuah kerjaan yang terus menunjukan eksistensinya sehingga sampailah saat ini Kota Pontianak berdiri, dan menjadi kota yang cukup pesat dalam bidang perkembangan pembangunan yang ada.

Kesultanan Kadriah sendiri telah sembilan kali berganti pucuk kepemimpinan dari 1771 yang dipimpin oleh Sultan Abdurrahman Alkadrie dan saat ini mahkota tersebut diberikan kepada Sultan ke IX Pontianak, Sultan Syarief Machmud Melvin Alkadrie.

Dihari ulang tahun ke 246 yang jatuh setiap tanggal 23 Oktober ini, Sultan Syarief Machmud Melvin Alkadrie berterima kasih pada Pemerintah Kota Pontianak yang setiap tahunnya selalu peduli dengan merayakan hari jadi Kota Pontianak.

Walaupun dalam kepemimpinan pemerintahan Wali Kota lah yang memiliki wewenang dalam mengambil kebijakan pembangunan di Kota Pontianak, Melvin sebut Sutarmidji adalah pemimpin yang peduli terhadap kemajuan adat budaya yang ada.

“Dihari jadi Kota Pontianak yang ke 246 ini saya banyak berterimakasih pada Pemerintah Kota Pontianak yang selalu mengambil peran dalam memeriahkan hari jadi Kota Pontianak setiap tahunnya. Jadi setiap hari jadi Kota Pontianak selalu mengadakan acara,” ucapnya, Rabu (23/10).

Ia berharap untuk pembangunan di Kota Pontianak, dari segi pembangunan fisik atau kemasyarakatannya, supaya lebih baik dan maju lagi. Kedepan siapapun yang menjadi pemimpin Kota Pontianak ia berharap bisa meningkatkan pembangunan yang ada.

“Melihat pembangunan di Kota Pontianak memang cukup pesat, terutama pada masa kepemimpinan Wali Kota Pak Sutarmidji. Beliau sangat konsen dan betul-betul memperhatikan pembangunan yang ada. Yang membuat kita bangga dengan sosok Pak Sutarmidji adalah dia tidak hanya konsen membangun infrastruktur fisik saja, tapi beliau juga konsen mengangkat budaya yang ada,” puji Sultan.

Kepedulian Wali Kota yang luar biasa inilah menurutnya bisa dilihat dari pengangkatan budaya, dan tempat bersejarahpun tak luput diperhatikan.

“Semenjak kepemimpinan Pak Sutarmidji lah banyak budaya Pontianak yang dikenal. Harapan saya untuk seluruh warga Kota Pontianak yang terdiri dari berbagaj macam golongan serta suku dan budaya untuk sama-sama menjaga pembangunan yang ada saat ini. Marilah kita sama-sama menjaga Kota Pontianak ini untuk generasi kita kedepanya,” pungkasnya.

(Imam/Faisal)

Related Posts