Faperta Untan Gelar Yudisium

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Tanjungpura (Untan) menggelar Yudisium dan syukuran para wisudawan dan wisudawati Fakultas Pertanian Untan Periode I Tahun Akademik 2017-2018, pada Rabu (25/10) pagi.

Syukuran yang berlangsung di Aula Faperta tersebut mengusung tema, meningkatkan kualitas diri menuju SDM yang berkompeten dan bertanggung jawab.

Dekan Fakultas Pertanian, Dr. Ir. H. Radian, MS, pada sambutannnya merasa bangga sekali, karena peserta Yudisium yang semakin meningkat.

“Selamat untuk para wisudawan dan wisudawati, kita bersyukur, karena anak-anak bapak dan ibu sebanyak 105 orang sudah menyelesaikan kuliah,” ucapnya.

Dekan Faperta berharap setelah tamat dapat bekerja membantu orangtua, para lulusan diharapkan dapat bekerja di bidang pertanian, karena kebutuhan akan pangan akan meningkat drastis.

Pada yudisium Faperta periode ini, untuk strata satu, wisudawan dengan IPK tertinggi, diraih Maya Endah Wulandari, Prodi Agroteknologi, dengan IPK 3,98. Wisudawan dengan predikat tercepat diraih oleh Alan Nuari Prodi Agroteknologi dengan masa studi tiga tahun 24 hari, wisudawan termuda diraih oleh Noval Apriawan, prodi agroteknologi, usia pada saat lulus 21 tahun lima bulan 29 hari.

Kemudian, untuk program diploma, wisudawan dengan IPK tertinggi diraih oleh Tina Kristianti, Prodi D3 Budidaya Tanaman Perkebunan, dengan IPK 3,73. Wisudawan tercepat diraih oleh Morni, Prodi D3 Budidaya Tanaman Perkebunan, dengan masa studi dua tahun 11 bulan 24 hari. Wisudawan termuda disabet oleh Olaf Dartia Debby Ayerza, Prodi D3 Budidaya Tanaman Perkebunan, usia saat lulus 21 tahun satu bulan 26 hari.

Kemudian, untuk program pasca sarjana Prodi Manajemen Agribisnis, wisudawan dengan predikat tercepat dan IPK tertinggi di peroleh Yuli Ariati, dengan masa studi satu tahun 11 bulan 21 hari, IPK 3,96. Predikat termuda diraih oleh Harun Pagaza Zulkara, usia pada saat lulus 35 tahun satu bulan 20 hari.

Untuk Pasca Sarjana Faperta Prodi Agroteknologi, wisudawan tertinggi dan termuda diraih oleh Nizari Muhtarom, usia pada saat lulus 25 tahun dua bulan 23 hari dengan IPK 3,93. IPK tertinggi lainnya 3,93 diraih oleh Esidorus dan Ketti Andrayani.

(Sukardi/Faisal)

Related Posts