BEM SI Tuntut Polda Metro Jaya Bebaskan Dua Mahasiswa

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Aliansi Mahasiswa Kalimantan Barat dan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Wilayah KaltengBar pada saat aksi solidaritas perjuangan pergerakan mahasiswa, mengeluarkan empat pernyataan sikap terhadap tindakan represif  aparat negara, diantaranya menuntut Polda Metro Jaya untuk membebaskan dua mahasiswa yang ditahan, pasca aksi nasional tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK  pada 20 Oktober 2017 lalu.

“Sejauh ini ada empat orang mahasiswa yang telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan dua diantaranya telah dijebloskan ke dalam tahanan Polda Metro Jaya,” kata Koordinator BEM SI Wilayah KalTengBar, Bayu Suwandra, di Bundaran Digulis Untan, pada Sabtu (28/10) sore.

Bayu menuturkan, BEM SI mengeluarkan empat pernyataan sikap terhadap tindakan represifitas  aparat negara, yang melakukan penangkapan terhadap 14 mahasiswa.

“Mengecam tindakan represifitas aparat terhadap aksi demontrasi, menuntut Kepala Polda Metro Jaya untuk membebaskan Muhammad Ardy Sutrisbi dan Ihsan Munawwar, menolak pembungkaman suara mahasiswa, menuntut Jokowi-JK untuk merealisasikan janji-janji kampanye,” pungkasnya.

(Sukardi/Muh)

Related Posts