Sutarmidji: Pancasila sebagai Perekat dari Keberagaman

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Wali Kota Pontianak, Sutarmidji meminta tidak ada lagi pihak yang mempertentangkan Pancasila dengan agama apapun. Pasalnya ia menilai Pancasila sebagai perekat dari keberagaman yang ada.

“Kalau orang yang paham dengan agama yang dianut, apa yang ada di dalam Pancasila itu, sila-sila dalam Pancasila tidak satu pun yang bertentangan dengan agama manapun di Indonesia,” ujarnya, Senin (30/10).

Menurutnya, dengan menjalankan ajaran agama masing-masing dengan baik, maka itu sudah menjadi bagian dari seorang Pancasilais. Sebagai contoh, dalam agama Islam, ketika Nabi Muhammad memimpin negara Madinah dengan konstitusi Madinah.

“Satu hal yang paling penting dalam konstitusi itu, dimana tertulis ketika negara Madinah diserang oleh musuh, semua etnis, semua agama dan semua komponen yang ada di dalam wilayah Madinah itu harus bahu membahu mempertahankan Negara Madinah,” ungkapnya.

Ia mengingatkan para generasi muda untuk membentuk jati diri sebagai putra-putri Indonesia yang terpatri betul untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Berkaca dari negara-negara lain, di mana masyarakatnya tidak seberagam Indonesia, tidak sedikit yang terpecah belah dan memisahkan diri dari negaranya.

“Mereka tidak seberagam Indonesia, tetapi mereka tidak mampu menjaga keutuhan negaranya dan negaranya pun tidak sebesar Indonesia. Kita dengan negara yang luas ini mampu menjaga keutuhan NKRI dengan diikat oleh empat pilar pemersatu bangsa, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI,” pungkasnya.

(Imam/Faisal)

Related Posts