Gerombolan Tak Dikenal Provokasi Konpers FRI West Papua di YLBHI

Jakarta, thetanjungpuratimes.com – Konfrensi Pers ‎Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP)‎ dan Aliansi Mahasiswa Papua di kantor YLBHI, Jakarta, Selasa (14/11), sempat diwarnai ketegangan.

Pasalnya seusai konfrensi pers mengklarifikasi isu penyanderaan 1.300 warga Tembagapura, mendadak ada segerombolan orang melakukan aksi membentangkan dua spanduk di dalam kantor tersebut.

Isi spanduk itu provokatif. Spanduk pertama b‎ertuliskan: “TPN-OPM Pembunuh TNI-Polri. TPN-OP Pemberontak Terhadap NKRI”.

Sementara spanduk kedua bertuliskan, “TPN-OPM Pemerkosa dan Pembunuh Pendatang di Papua. TPN-OPM Penyandera 1.300 Warga, Sehingga Mereka Kelaparan dan Terisolasi”.

‎Pengamatan Suara.com di lokasi, segerombolan orang tak dikenal ini datang bersama seorang perempuan paruh baya. Namun, mereka tidak mau menyebutkan identitasnya atau dari kelompok mana.

“Kami bukan dari organisasi, kami orang Timur, kami pembela NKRI,” kata seorang pria yang mengaku bernama Anton Siotang kepada wartawan.

Pria paruh baya yang berbadan tegap ini mengenakan kacamata hitam. Dia meminta para awak media untuk memotret spanduk yang ia bentangkan.

“Silahkan difoto ini. Jadi NKRI adalah harga mati, gerakan OPM itu adalah pemberontak dan harus dibubarkan,” tudingnya.

(Suara.com/Faisal)

Related Posts