Kutuk Aung San Suu Kyi, Roker Legendaris Kembalikan Penghargaan

Thetanjungpuratimes.com – Penyanyi rok legendaris sekaligus tokoh kemanusiaan asal Irlandia, Bob Geldof, mengembalikan penghargaan Freedom of the City of Dublin yang juga dianugerahkan pada pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi.

Geldof mengatakan, seperti dilansir Anadolu Agency,  Senin (13/11), pengembalian penghargaan itu sebagai bentuk protes terhadap aksi diam Suu Kyi terhadap persekusi yang dilakukan militer Myanmar kepada komunitas Rohingya.

Geldof (66) adalah penggagas “Live Aid 1985”, yaitu konser penggalangan dana di London, Inggris, untuk membantu mengatasi bencana kelaparan di Ethiopia.

Dalam pernyataan tertulis, Geldof mengatakan ia akan mengembalikan Freedom of the City of Dublin dan menyebut bahwa asosiasi Suu Kyi dengan kampung halamannya telah mempermalukan Dublin.

“Dulu kami bangga pada Suu Kyi, namun kini ia telah mempermalukan kami semua. Singkatnya, saya tidak mau dihubung-hubungkan dengan seseorang yang terlibat dalam pembersihan etnis Rohingya di Myanmar,” tandasnya.

Penghargaan Freedom of the City of Dublin diberikan pada tokoh-tokoh kemanusiaan terkemuka atau mereka yang terlibat dalam resolusi konflik.

Suu Kyi yang dianugerahi Nobel Perdamaian pada 1990, telah dikecam dunia karena sikapnya dalam menghadapi krisis kemanusiaan di negaranya.

Persekusi militer Myanmar itu dilakukan sejak 25 Agustus, sehingga lebih dari 611.000 jiwa komunitas Rohingya mengungsi dari Rakhine ke Bangladesh.

(Suara.com/Faisal)

Related Posts