115 PPK di Kapuas Hulu Dilantik, Lisma: PPK Merupakan Ujung Tombak KPU

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Ketua KPU Kapuas Hulu, Lisma Roliza melantik 115 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kapuas Hulu diaula Bank Kalbar, Selasa (21/11). Pelantikan juga dihadiri oleh Bupati Kapuas Hulu AM Nasir.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Kapuas Hulu, Lisma Roliza, mengungkapkan bahwa PPK merupakan ujung tombak KPU, karena dengan PPK ini bisa terlaksananya pelaksanaan Pemilu dengan baik.

“Mereka (PPK) ini diharapkan bisa menjalankan tugas dengan baik nantinya, karena mereka merupakan perpanjangan tangan KPU kabupaten,” ujarnya.

Pelantikan PPK ini memiliki arti yang mendalam, dimana pelantikan ini untuk persiapan mengsukseskan Pilgub dan Pilwagub Kalbar 2018.

“Kami mengharapkan, proses pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar, khususnya di Kapuas Hulu dapat berjalan aman dan kondusif,” ujarnya.

KPU sangat mengharapkan dukungan dari pemerintah setempat terutama dalam proses penyelenggaraan Pemilu seperti masalah distribusi logistik surat suara ke kecamatan hingga ke desa-desa.

“Kami berharap ada fasilitas dari pemda Kapuas Hulu, terkait kendaraan untuk mendistribusikan logistik serta gudang untuk menyimpan logistik,” ujarnya.

Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir menuturkan pelantikan PPK ini untuk mengupayakan pelaksanaan Pilkada di Kapuas lebih baik dibanding dengan Pilkada sebelumnya. Bupati mengharapkan pelaksana Pemilu kedepannya dapat berjalan dengan adil, jujur, rahasia, dan damai.

“PPK dalam menjalankan tugas harus dapat bersikap netral, memihak. Dengan harapan proses Pemilu nanti dapat berjalan dengan baik dan berintegritas,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan, bahwa peran dari PPK sangat strategis dalam membantu KPU Kabupaten maupun Provinsi, soalnya mereka ini adalah ujung tombak dalam pelaksanaan Pemilu, sehingga tugas dan tanggungjawab PPK itu sangat strategis dalam mengsukseskan Pilkada.

Selain itu Bupati berpesan kepada PPK agar dapat bekerjasama dengan KPU maupun Panwaslu ketika ada terjadi masalah dilapangan. Jangan sampai masalah dilapangan dibiarkan berlarut-larut.

“Kalau ada masalah yang sangat krusial dilapangan, segera koordinasi dengan KPU dan Panwaslu. Jangan tangani sendiri,” tuntasnya.

(Yohanes/Faisal)

Related Posts