Minta Kejelasan Penangkapan NH, LBH Yakusa KAHMI dan Keluarga Datangi Mapolda

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – LBH Yakusa KAHMI Kalbar bersama perwakilan keluarga NH mendatangi Mapolda Kalbar, Kamis (30/11). Kedatangannya adalah untuk mencari kejelasan dari Polda Kalbar terkait dengan kasus penangkapan NH oleh Densus 88 Mabes Polri di ruang tunggu Bandara Internasional Supadio, Jumat (27/11).

“Kita tadi ke Polda Kalimantan Barat untuk mencari kejelasan status dari Nurul Hadi. Keluarga atas peristiwa tersebut mencari kejelasan apakah peristiwa yang menimpa saudara Nurul Hadi ini diakibatkan oleh apa, pelanggaran apa yang dilakukannya,” ucap Surachmin Ketua LBH Yakusa Kahmi Kalbar, usai pertemuan bersama Kasubdit I Polda Kalbar, Kamis (30/11).

“Tadi kita sudah diterima oleh Kasubdit I Polda Kalbar, yang mengatakan benar bahwa Nurul Hadi dalam posisi terperiksa, belum ada status terhadap Nurul Hadi, dan Polda Kalbar hanya sebagai fasilitasi saja, dan yang melakukan penangkapan ini adalah Densus 88 Mabes Polri,” lanjutnya.

Dirinya menuturkan, Polda Kalbar sehubungan dengan peristiwa tersebut tidak mengetahui sama sekali tentang kejelasan lanjutan dari pemeriksaan terhadap Nurul Hadi.

“Polda Kalbar mempersilahkan para Tim Advokasi, untuk mencari kejelasan langsung ke Densus 88 Jakarta,” katanya.

Berdasarkan keterangan yang diberikan, Nurul Hadi dalam proses terperiksa selama 7×24 jam.

“Jadi nanti kita akan memperoleh statusnya lebih kurang hari Senin atau hari Salasa,” ucapnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, pihak keluarga mengucapkan terima kasih, atas kerjasama Polda Kalbar, karena telah memberikan keterangan terhadap keberadaan Nurul Hadi.

“Kami juga meminta bahwa selama Nurul Hadi itu terperiksa di Densus 88, haknya sebagai warga negara harus dihormati. Sebagaimana warga negara pada umumnya, setiap warga negara dilindungi hukum, Indonesia negara hukum, kami minta Densus 88 menaati hukum,” harapnya.

Adapun tim advokasi untuk Nurul Hadi ini terdiri dari Majelis Wilayah Kahmi Kalbar, yang diwakili oleh Roniyani selaku pengurus, kemudian Ikhsan adik Nurul Hadi, Surachmin Ketua LBH Yakusa Kahmi Kalbar, Mulyadi selaku Penasehat Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS) dan Decky ketua KMKS.

(Sukardi/Faisal)

Related Posts