Dermaga Perigi Piai Terendam Banjir

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Banjir yang disebabkan air pasang, menggenangi dermaga Perigi Piai desa Tekarang kecamatan Tekarang kabupaten Sambas.

Akibat banjir tersebut, aktifitas penyeberangan dari dermaga Tebas Kuala menuju dermaga Perigi Piai menjadi terhambat. Pengguna penyeberangan dengan menggunakan perahu motor, merupakan pengguna yang sangat merasakan dampak dari banjir tersebut. Lantaran dermaga khusus untuk penyeberangan sepeda motor ini, yang paling parah terendam banjir rob.

Diungkapkan oleh Abu Hanifah warga setempat, banjir yang disebabkan air pasang tersebut rutin terjadi setiap tahunya terutama pada bulan Desember.

“Sudah sejak beberapa hari ini banjir yang menggenangi dermaga di sini,” ujar Abu Hanifah, Kamis (7/12).

Dikemukakan walaupun banjir terjadi dari pagi hari hingga menjelang siang, hal ini cukup berdampak terhadap pengguna jasa penyeberangan.

“Biasanya mulai jam 10.00 WIB hingga jam 11.00 WIB mulai surut, namun sangat berdampak. Lantaran yang ramai menyeberang adalah ketika pagi hari,” katanya.

Diungkapkan, berbeda dengan dermaga penyeberangan yang menggunakan kapal fery, dermaga tersebut cukup tinggi, sehingga tidak terendam air pasang, sedangkan dermaga khusus penyeberangan perahu motor disebutkan lebih rendah lagi.

Banjir rob yang sudah terjadi beberapa hari di dermaga Perigi Piai, diakui oleh Hery salah satu tenaga pengajar di kecamatan Tekarang sedikit menghambat aktivitas dirinya.

“Harus dihadapi karena tidak ada pilihan, kalau menunggu air surut keburu jam sekolah usai. Makanya walaupun tergenang air banjir, tetap kita lewati,” katanya.

Ia menambakan jika apa yang ia hadapi, merupakan konsekuensi sebagai tenaga pendidik di seberang tempat tinggalnya.

“Kita mikirnya kita tidak sendirian, banyak teman-teman yang lain juga merasakan hal ini. Mendorong sepeda motor didalam genangan banjir,” katanya.

(Gindra/Faisal)

Related Posts