AJI Edukasi Aspek Safety kepada Jurnalis

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pontianak, Dian Lestari, mengatakan, tujuan diadakannya Diskusi Safety Journalist adalah untuk mengedukasi jurnalis agar bisa melindungi diri ketika berada di lapangan.

Diskusi Safety Journalist tersebut sangat serasi bagi para jurnalis untuk mempersiapkan diri dalam menjalani tugas jurnalistik menjelang Pilkada serentak 2018 mendatang, dengan kemungkinan besar ketika di lapangan para wartawan mengalami intimidasi ataupun kekerasan.

“Berdasarkan beberapa orang yang menyampaikan pengalaman, saya dapat menyimpulkan bahwa sangat penting bagi jurnalis untuk paham terhadap apa, dimana, dan siapa yang akan diliput,” katanya, pada Sabtu (16/12).

Ia mengimbau agar jurnalis tetap mengantisipasi diri agar tidak menjadi korban kekerasan, baik itu kekerasan fisik maupun non fisik.

“Jadi Undang-Undang Pers secara umum adalah panduan, jurnalis harus bisa menelaah dan menganalisa mana yang tepat di era saat ini, tahu aturan mainnya secara umum dan tahu pengaplikasiannya di lapangan, serta memahami upaya preventif dan tindakan yang solutif,” tuturnya.

Ia berharap masyarakat bisa memahami kebebasan pers, sehingga ketika ada pemberitaan yang menurut masyarakat tidak sesuai, maka upaya penyampaian hak jawab dan klarifikasi terhadap pemberitaan yang dimaksud harus ditujukan kepada redaksi.

“Diharapkan tidak ada lagi kekerasan terhadap para jurnalis, segala yang berhubungan dengan karya dan kinerja jurnalistik, maka harus diselesaikan melalui Dewan Pers, sesuai Undang-Undang nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,” pungkasnya.

(Sukardi/Muh)

Related Posts