Pemuda Sambas Tewas Tenggelam di Bintulu Sarawak

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Warga negara Indonesia yang berasal dari desa Sabing, kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, diinformasikan meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam bendungan di wilayah Bintulu Sarawak Malaysia Timur.

Informasi tersebut diposting oleh pemilik akun Facebook Heri Nuan  Heri, “Inalillawainnalillahiroziun, telah meninggal dunia aang diapri smoga amal ibadah y d trima d sisi Allah SWT,dan d tempatkn dgan orang2 yg beriman,” tulisnya.

Aang Diapri disebutkan berasal dari desa Sabing, kecamatan Teluk Keramat, kabupaten Sambas. Juga teman satu desa dari pemilik akun tersebut.

Ucapan belasungkawa disampaikan oleh sejumlah netizen. Seperti ditulis oleh Resti Kasih, Innalillahiwa’innailahiroji’un. Smga aml ibadah ny d trma d ssi allah swt n d tmpat kn d tmpat yg layak. Amiiiiinnn……..

“Sampai dah timbul br jumpe bng ie?”, tulisnya.

Dikutip dari sarawak edition, Aang Diapri dilaporkan hilang pada Kamis (21/12) sekira pukul 09.45 waktu setempat. Aang Diapri 18 tahun terjatuh ke dalam sungai berhampiran empangan (bendungan) LAKU Samalaju Bintulu.

Dilansir oleh Sarawak edition, jenazah Aang  Diapri ditemukan pada Sabtu hari ini, pukul 10.55 waktu setempat tidak jauh dari korban saat terjatuh dua hari lalu.

Kapolsek Teluk Keramat, AKP Supriyadi membenarkan jika yang bersangkutan berasal dari kecamatan Teluk Keramat.

“Iya benar memang warga desa Sabing,” ujarnya.

Sedangkan kepala desa Sabing, Gusnadi juga membenarkan jika yang bersangkutan merupakan warga desa Sabing kecamatan Teluk Keramat.

“Aang Diapri memang betul warga desa kami, pihak keluarga sudah meminta surat untuk mengambil jenazah di Malaysia,” katanya.

(Gindra/Muh)

Related Posts