Polsek Jawai Selatan Bantu Perbaiki Rumah Warga Terkena Gelombang

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Kapolsek Jawai Selatan IPDA M. Al farisi S,TK bersama dengan beberapa anggota Polsek Jawai Selatan, membantu memperbaiki rumah warga dusun Ramayadi desa Jawai Laut Kecamatan Jawai Selatan kabupaten Sambas. Bersama sama-sama dengan warga, anggota Polsek Jawai Selatan memperbaiki rumah warga yang rusak akibat terkena terjangan ombak beberapa waktu lalu.

Al farisi mengungkapkan kegiatan yang dilakukan, merupakan bentuk kepedulian kepolisian kepada masyarakat.

“Akibat terjangan gelombang laut beberapa waktu lalu, tujuh unit rumah warga di dusun Ramayadi mengalami kerusakan. Sebagai bentuk kepedulian kepolisian, kami dari Polsek Jawai Selatan Polres Sambas, bersama dengan masyarakat membantu mereka yang terkena musibah tersebut,” ujar M Alfarisi, Rabu (3/1).

Disebutkan oleh Alfarisi, pihaknya bersama-sama dengan masyarakat. Terlebih dahulu, memantau kondisi warga yang terkena musibah diterjang ombak dan angin kencang di dusun Ramayadi tersebut. Kemudian, bersama dengan masyarakat dusun Ramayadi, ia bersama anggota Polsek Jawai Selatan dan masyarakat. Bahu membahu membersihkan sisa puing-puing kayu.

“Kayu dari puing-puing rumah yang masih layak dikumpulkan, untuk digunakan kembali memperbaiki rumah warga,” katanya.

Menurut Kapolsek, dari penuturan salah satu warga menyebutkan, jika kejadian tersebut merupakan musibah yang terjadi dalam dua tahun sekali.

“Dalam hal ini, mereka masyarakat di dusun Ramayadi meminta adanya tindakan nyata dari pemerintah. Untuk memperhatikan kampung mereka, agar diberikan sebuah jalan keluar berupa pembuatan batu pemecah ombak. Ini menurut warga, dikarenakan di sekitar pantai tersebut ada aset pemerintah dan juga bisa mengurangi abrasi pantai yang lebih jauh lagi,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah rumah di dusun Ramayadi desa Jawai Laut Kecamatan Jawai Selatan diterjang ombak. Terjangan ombak tersebut terjadi akibat air pasang laut, yang juga telah menyapu beberapa rumah warga sehingga mengakibatkan tujuh rumah rusak dan sejumlah warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk sementara waktu.

(Gindra/Muh)

Related Posts